AL AIN – Pecatur putri Indonesia WIM Ummi Fisabilillah (2115) berhasil mengalahkan WGM Turmunkh Munkhzul (2301 Mongolia) pada pertandingan babak kelima Asian Individual Chess Championships (AICC) 2025 di Danat Hotel Resort, Al Ain, UEA, Minggu (11/5/2025).

Dengan hasil ini, Ummi telah mengoleksi 3 Victory Poin (VP) dan berpeluang melengkapi Norma WGM ketiganya. Pasalnya, dia sudah bertemu 2 IM dan 1 WGM dengan rating yang tinggi. Di babak keenam, Ummi akan berhadapan dengan WGM Alua Nurman dengan rating tinggi 2338.

Kesuksesan Ummi diikuti WIM Laysa Latifah (2262) yang meraih kemenangan pertamanya atas WIM Marjona Malikova (2060 Uzbekistan). Kini, Laysa mengumpulkan 2,5 VP.

Sedangkan IM Medina Warda Aulia (2377) dan WIM Chelsie Monica Ignesias Sihite (2239) masing-masing bermain remis lawan WFM  Zarina Nurgaliyeva (2235 Kazakhstan) dan Raman Anaya (1904 India). Baik  Medina dan Chelsie juga mengumpulkan 3 VP.

Nasib kurang beruntung dialami WGM Dewi AA Citra (2202) yang dipaksa harus mengakui keunggulan WCM Madinabonu Khalilova (1987 Uzbekistan). Citra tetap  mengantongi 2 VP.

Di bagian putra, GM Novendra Priasmoro (2437) menjadi satu-satunya yang mampu bermain remis dari IM Chen Qi B (2482 China). Dengan hasil ini, Novendra sendirian menjadi top skor pecatur Indonesia dengan mengantongi 3 VP.

Lima pecatur Indonesia lainnya kalah. GM Susanto Megaranto (2477) ditumbangkan unggulan kedua GM Amin Tabatabaei (2670 Iran). "Persiapan saya ngga masuk," jelas Susanto.

 "Amin main segala macam pembukaan jadi sulit dipersiapkan. Sebetulnya skor saya dengan Amin sebelum ini 1,5-0,5. Saya menang sekali dan remis sekali," tambah Susanto.

Nasib yang sama juga dialami IM Farid Firman Syah (2369) yang dikalahkan pecatur Iran GM Sina Movahed (2518). "Saya kalah sabar sama anak usia 15 tahun," tutur Farid yang kini membukukan 2,5 VP seperti Susanto Megaranto.

IM Gilbert Elroy Tarigan (2415) dan IM Azarya Jodi Setyaki (2364) juga sama tetap 2 VP setelah masing-masing dikalahkan GM Mikhail Domidov (2549 Rusia) dan GM Ramazan Zhalmakhanov (2456 Kazakhstan).

Sedangkan IM Aditya Bagus Arfan (2402) masih tetap mengantongi 1,5 VP karena mengalami kekalahan dari FM Naranbold Sodbilegt (2159 Mongolia). ***