PEKANBARU - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pekanbaru, Andi Suharlis meminta komitmen seluruh pegawai Kejari agar meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan menjauhi perilaku koruptif.

Langkah itu dilakukannya agar institusi yang dipimpinnya mampu meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Dimana sebelumnya Korps Adhyaksa Pekanbaru itu meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

"Kita memulai babak pertama untuk menuju WBBM. Ini dimulai dengan ditandai penandatanganan pakta integritas dan kinerja 2020, serta penyematan pin WBK," ujar Kajari usai apel kesiapan personel menuju WBBM di halaman Kejari Pekanbaru.

Dalam apel tersebut, Kajari berharap agar seluruh pegawai meneguhkan komitmennya agar predikat WBBM itu bisa diraih. Untuk mewujudkan hal itu, tentu ada syarat yang harus dipenuhi.

"Ketika kita telah dinobatkan sebagai WBBM, maka kita harus merubah perilaku-perilaku sesuai garis WBBM itu sendiri. Di situ tidak ada lagi pungutan liar, tidak ada lagi jual beli perkara, tidak ada negoisasi-negoisasi yang bersifat transaksional. Itu semua kita eliminir," sebut Kajari.

Tidak hanya itu, dia juga menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan pelayanan kepada warga Kota Pekanbaru. Salah satu caranya, dengan menciptakan berbagai inovasi, dan memberikan kemudahan bagi seluruh komponen masyarakat di Kota Bertuah.

"Bahwa pelayanannya kepada masyarakat harus dikedepankan," imbuh mantan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung itu.

"Sesuai arahan Menpan RB dan Jaksa Agung, untuk menciptakan itu dimulai dari komitmen. Selanjutnya membuat inovasi, seperti IT, televisi pendidikan hukum. Itu tujuannya untuk menginformasikan kepada masyarakat dan memudahkan pelayanan publik," sambung mantan Jaksa Fungsional Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu.

Pantauan GoRiau di lapangan, apel kesiapan personel itu diikuti oleh Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Pembinaan, M Hakim, dan seluruh kepala seksi (kasi) Kejari Pekanbaru. Tidak hanya itu, seluruh pegawai, termasuk di dalamnya para Jaksa, serta tenaga honorer serta sekuriti juga hadir dalam apel tersebut.

Untuk diketahui, Kejari Pekanbaru merupakan salah satu institusi peraih predikat WBK dari Kemenpan-RB. Penghargaan itu diterima oleh Kajari Pekanbaru, Andi Suharlis, dan Suripto Irianto selaku Agen Perubahan. Untuk nama yang disebutkan terakhir merupakan mantan Kajari Pekanbaru sebelum Andi Suharlis.

Penyerahan penghargaan itu dilakukan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB Tjahjo Kumolo, yang didampingi Wakil Jaksa Agung, Arminsyah. Penyerahan penghargaan itu dilakukan di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa, 10 Desember 2019 lalu. ***