
PEKANBARU - Salah seorang kader PDIP di Provinsi Riau, Asnaldi, meminta kepada Menteri Sosial, Tri Rismaharini, untuk melakukan evaluasi kepada para pendamping PKH yang ada di Provinsi Riau.
Dikatakan Mantan Presma UIN Suska Riau, saat ini banyak sekali keluhan dari masyarakat terkait penyaluran bantuan PKH. Salah satunya, pendataan yang tidak maksimal sehingga banyak yang tidak tepat sasaran.
"Saya sudah sampaikan secara lisan kepada Buk Risma, supaya ini dievaluasi, baik yang di tingkat desa, kecamatan, kabupaten hingga provinsi," kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu Banteng Muda Indonesia (BMI) Provinsi Riau ini, Selasa (31/8/2021).
Mensos, lanjut Asnaldi, secara tegas menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti laporan ini dan selanjutnya Asnaldi akan mengirimkan laporan secara tertulis kepada Kemensos supaya bisa ditindaklanjuti.
Sebagai informasi, PKH merupakan bantuan sosial dari Kemensos yang diluncurkan secara berlanjut dan satu pendamping mendampingi 200 orang penerima manfaat PKH.
"Harus dievaluasi supaya tepat sasaran dan apa yang dikucurkan pemerintah bisa betul-betul sesuai dengan harapan Presiden Jokowi, kalau perlu cuci gudang," tambahnya.
Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) RI, Tri Rismaharini menerima laporan bahwa ada lima orang di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, yang seharusnya tidak masuk kategori penerima kartu keluarga sejahtera (KKS), justru terdaftar sebagai penerima.
Adapun lima orang tersebut diketahui berprofesi sebagai PNS, TNI, Polri, Anggota DPR, dan honorer. Otomatis, kelima orang tersebut tidak bisa mencairkan bantuan tersebut atau gagal salur. Mereka masuk dalam laporan gagal salur di Inhil periode Mei-Juni 2021, yang jumlahnya mencapai 1.006 orang.
Sesuai arahan Mensos, khusus orang yang tidak masuk kategori sebagai penerima tersebut harus segera diganti.
"Itu bisa langsung diganti, nanti kepala dinas sosial yang akan ganti," kata Mensos saat melakukan pertemuan bersama pendamping program keluarga harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Himbara bank penyalur dan kepala dinas sosial se-Riau, pada Selasa (31/8/2021), bertempat di Hotel Aryaduta Pekanbaru. ***