
RENGAT, GORIAU.COM - Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) akhirnya meliburkan aktivitas belajar mengajar di seluruh sekolah di Inhu, mulai dari SD, SMP dan SMA sederajat selama dua hari, mulai Kamis hingga Jumat (27-28/2/2014) akibat kabut asap yang kian menebal.
"Sebenarnya bukan diliburkan, tetapi siswa tetap belajar di rumah dengan tugas terstruktur yang diberikan oleh guru untuk dua hari kedepan. Kondisi ini disebabkan karena kabut asap sudah membahayakan kesehatan siswa,'' ujar Kepala Dinas Pendidikan Inhu, Ujang Sudrajat, Rabu (26/2/2014).
Menurut Ujang, surat edaran meliburkan siswa melaksanakan aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut sudah disampaikan kepada seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan Inhu untuk diteruskan kepada seluruh sekolah di wilayahnya masing-masing.
Selain itu, pemberitahuan juga sudah disampaikan melalui telepon dan SMS ke seluruh sekolah yang ada, sebut Ujang.
''Untuk saat ini, libur belajar di sekolah hanya untuk dua hari saja. Kedepannya kita masih melihat perkembangan kondisi kabut asap di wilayah Inhu,'' tambahnya.
Kebijakan Dinas Pendidikan Inhu, sambung Ujang, merupakan hasil koordinasi dengan Dinas Kesehatan Inhu. Dimana dalam surat yang diterima dari Dinas Kesehatan menyebutkan bahwa kondisi udara sudah masuk dalam kategori tidak sehat.Bahkan dari laporan yang diterima Dinas Pendidikan Inhu, di Kecamatan Batang Cenaku dan Batang Gansal, kondisi kabut asap cukup tebal bila dibanding dengan kecamatan lain di Inhu.
Terkait apakah kebijakan meliburkan siswa tersebut akan menganggu program belajar mengajar serta persiapan pelaksanaan Ujian Nasional? Ujang mengungkapkan hal itu jelas mengganggu, namun dengan adanya tugas terstruktur yang diberikan guru, diharapkan materi ajar yang seharusnya diterima siswa disekolah dapat dipelajari di rumah.
Karena itu, mantan Kepala SMKN 1 Lubuk Batu Jaya ini berharap orangtua dapat bersama-sama mengawasi siswa agar tetap belajar di rumah sehingga terhindar dari dampak kabut asap. Selain itu, guru diminta dapat mengevaluasi hasil belajar siswa di rumah setelah masuk sekolah, tandasnya. (jef)