PEKANBARU, GORIAU.COM - Meski hujan terus terjadi dalam beberapa hari terakhir, namun kabut asap tetap menyelimuti kabupaten dan kota se-Riau. Bahkan kabut asap tak berubah dari pagi hingga sore, Senin (17/9/2012.

Berdasakan data yang dicatat Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru menggunakan satelit NOAA 18 di , di Riau ditemukan tujuh titik panas yang tersebar di kabupaten/kota. Sedang untuk Sumatera tercatat sebanyak 75 titik panas.

''Satu hari ini, Senin (17/8/2012) di Riau terdapat tujuh titik panas yang tersebar di lima kabupaten/kota,'' jelas Kelompok Analis BMKG Stasiun Pekanbaru Aristya Ardhitama menjawab wartawan, Senin (17/9/2012) di ruang kerjanya di Kompleks Bandara Udara SSK II Pekanbaru.

Menurut analisa tersebut, kabut asap yang terjadi di Riau merupakan kabut asap kiriman karena daerah Riau hanya menghasilkan tujuh titik panas. Ketujuh titik panas terjadi di Kabupaten Rokan Hulu ada satu, di Kabupaten Siak satu titik, Kabupaten Indragiri Hulu satu, di Kabupaten Rokan Hilir dua dan di Kabupaten Kuantan Singingi satu titik panas.

Kabut asap di Provinsi Riau ini tidak menggangu pelaksanaan event Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII, sebab tidak menganggu jarak pandang. Jarak pandang masih berkisar 4.000 meter. Namun masyarakat ataupun pihak terkait perlu mengantisipasi kabut asap tersebut dengan tidak melakukan pembakaran lahan.

''Titik panas muncul karena pembakaran lahan ditambahkan minimnya curah hujan,'' ujarnya.(rdc)