
PEKANBARU - Masyarakat Tionghoa di Kota Pekanbaru akan menggelar Tahun Baru Imlek 2572, secara sederhana pada tanggal 12 Februari 2021 mendatang. Hal ini dikarenakan status Kota Pekanbaru, yang masih dalam pandemi Covid-19.
"Khusus tahun ini, sederahan saja. Kita ibadah di klenteng dan vihara, tetap dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang dianjurkan pemerintah," ujar Pengurus Panitia Bersama Baksos Imlek 2572 Tahun 202, Armanto Lim, Minggu (31/1/2021).
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Pelaksana Panitia Bersama Baksos Sembako Imlek, Dirmanto. Menurutnya, akan ada sejumlah kegiatan yang ditiadakan tanpa merubah makna ibadah Imlek itu sendiri.
Masyarakat Tionghoa yang merayakan Imlek juga diimbau agar tidak saling mengunjungi serta membuat perayaan terbatas di dalam keluarga serumah saja. Dengan demikian, diharapkan masyarakat Tionghoa dapat terhindar dari Covid-19 dan mendukung pemerintah dalam menuntaskan pandemi tersebut.
"Semoga tahun depan kita sudah bisa merayakan Imlek seperti biasa. Tahun ini akan gelar secara sederhana saja dan masyarakat Tionghoa agar menahan diri saling berkunjung untuk mencegah penularan Covid-19," papar Dirmanto.
Sementara itu, Dirmanto menyebutkan bahwa pihaknya juga memperingati Imlek dengan melakukan bakti sosial, yaitu pembagian 6.000 sembako kepada masyarakat kurang mampu di 16 daerah. Bantuan sembako ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dan menjadi dukungan dalam merayakan Imlek.
"Pembagian sembako ini kita lakukan secara simbolis di Vihara Satya Dharma, Kota Pekanbaru," pungkasnya.***