
BUKITTINGGI – Kawasan ikonik Jam Gadang di Bukittinggi, Sumatera Barat, menjadi magnet bagi ribuan warga dan wisatawan pada malam pergantian tahun, Selasa (31/12/2024). Sejak pukul 19.00 WIB, kawasan tersebut mulai ramai dengan aktivitas masyarakat, sementara lalu lintas di sekitar area dialihkan demi kelancaran.
Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol Yessi Kurniati, menjelaskan bahwa langkah penutupan jalan menuju Jam Gadang dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki dan mencegah penumpukan kendaraan.
“Semua jalan menuju pusat kota kami tutup dan alihkan untuk menghindari kemacetan. Dengan langkah ini, wisatawan dapat menikmati malam tahun baru dengan berjalan kaki ke lokasi utama,” ujarnya.
Rekayasa Lalu Lintas hingga Tengah Malam
Kasat Lantas Polresta Bukittinggi, AKP M. Irsyad Fathur Rahman, menambahkan bahwa pengalihan arus lalu lintas dimulai sejak pukul 17.00 WIB dan akan berlangsung hingga pergantian tahun selesai.
“Pengalihan arus dilakukan hingga pukul 00.00 WIB. Namun, jika lalu lintas masih padat, pengalihan akan terus diberlakukan hingga situasi kondusif,” jelasnya.
Pengamanan Ketat di Berbagai Titik
Untuk memastikan keamanan, ratusan personel TNI-Polri dan Satpol PP Pemkot Bukittinggi dikerahkan di sekitar Jam Gadang dan lokasi strategis lainnya. Suasana kondusif terus terjaga sepanjang perayaan, memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan wisatawan yang hadir.
Pengunjung terlihat membawa berbagai perlengkapan seperti makanan ringan dan alat musik untuk memeriahkan malam pergantian tahun. Pedagang kaki lima juga memenuhi area sekitar, menjajakan makanan dan minuman kepada pengunjung yang terus berdatangan.
Malam tahun baru kali ini diwarnai dengan cuaca cerah, mendukung semaraknya suasana di pusat kota Bukittinggi. Salah seorang wisatawan asal Padang, Irwan, mengungkapkan rasa puasnya menikmati malam pergantian tahun di Jam Gadang.
“Cuaca cerah benar-benar mendukung malam ini. Kami sengaja datang ke Bukittinggi untuk menikmati suasana liburan akhir tahun yang berbeda,” ujar Irwan. (ant)