SUNGAI APIT, GORIAU.COM - Masyarakat Desa Tanjung Kuras, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, mengeluhkan dengan kondisi jalan desa yang sekarang ini sudah mengalami kerusakan. Jalan yang dibangun pada tahun 2003/2004 saat ini sudah dipenuhi lobang dengan kedalaman yang sulit dilewati.
''Karena jalan di desa kami rusak berat, warga kesulitan mengangkut hasil panen khususnya hasil perkebunan dan pertanian,'' ujar Rijal, salah seorang pemuda Desa Tanjung Kuras ,Senin (28/1/2013).
Ia mengatakan bahwa jalan poros Desa Tanjung Kuras pada awalnya dibangun dimasa pemerintahan Kabupaten Bengkalis kemudian dilanjutkan dengan pelebaran jalan di masa pemerintahan Kabupaten Siak namun hingga sekarang jalan tersebut belum ada perbaikan.
Sementara di tempat terpisah , Kepala Desa Tanjung Kuras Badaruddin ,membenarkan tentang kondisi jalan menuju ke Desa Tanjung Kuras sudah memprihatinkan.
"Benar, ada beberapa titik jalan menuju ke Desa Tanjung Kuras yang kondisinya sudah mengalami kerusakan berat. Dan untuk mengantisipasi kerusakan yang lebih parah lagi, masyarakat sudah melakukan perbaikan secara swadaya dengan cara membelah batang kelapa dan dijadikan papan kemudian ditutupi ke jalan yang berlobang. Namun hal itu tidak berlangsung lama, karena tak lama kemudian jalan itu rusak lagi,'' jelasnya.
Jalan itu, tambahnya, digunakan warga untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan ke Pasar Sungai Apit karena masyarakat menjual hasil pertanian ke pasar tersebut. ''Kita berharap Pemkab Siak dapat melakukan perbaikan agar masyarakat bisa menjual hasil pertanian ke Sungai Apit,'' harapnya. (sks)