PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Musim hujan yang melanda seluruh wilayah Riau termasuk Pelalawan menyebabkan ruas jalan rusak. Seperti yang terlihat pada jalan menuju Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Pangkalan Kerinci. Saat hujan, kondisi jalan becek dan licin, sementara kemarau jalan berdebu.

"Beginilah jalan ke sekolah kami. Kasihan anak-anak dan orang tua mereka saat antar jemput ke sekolah. Kalau musim hujan jalan makin lecer dan sulit dilewati sedangkan panas seperti saat ini harus makan debu," terang Kepala SLBN Pangkalan Kerinci, Makmur,M.Pd, pada sejumlah media di Pangkalan Kerinci, Senin (28/1/2013).

Pihak sekalolah sebenarnya telah menyampaikan pada instansi terkait bahkan telah pula membuat proposal untuk pembangunan jalan tersebut. Tapi sayangnya sampai hari ini belum ada realisasi meski jalan buruk ini sudah berlangsung cukup lama.

"Kan sangat kasihanlah, sudahlah yang sekolah ke sini anak-anak yang luar biasa, sekiranya tidak hati-hati lalu mereka terpeleset tentu menambah beban penderitaan anak-anak," ujarnya.

Disinggung berapa panjang jalur jalan yang rusak, Makmur menyebutkan bahwa jalur rusak tersebut tak sampai 500 meter dan itu pula yang diharapkan semenisasi atau pun pengaspalan. Selain jalan, pihak sekolah berharap perhatian, berupa pembanguna pagar serta fasilitas pendukung sekolah yang lainnya.

Terpisah, Ketua RW 05 Budianto juga membenarkan kondisi jalan buruk menuju SLBN Pangkalan Kerinci yang berlokasi di KM 5 Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat.

"Kalau dibilang memang agak keterlaluanlah, di sana kan sudah tahu lah kondisi anak-anak yang bersekolah di sana harus mendapat perhatian khusus, tapi jalannya saja parah. Kita berharap segera di aspal jalan itu, jaraknya terlalu jauh lagi pula SLBN itu merupakan satu-satunya sekolah yang ada di Kabupaten Pelalawan. Setahu saya, banyak pula bantuan dari Pemprov Riau dari Pemda kita," pungkasnya. (ilm)