PANGKALANKRINCI, GORIAU.COM - Hasil sweeping truk balak dan kendaraan berat yang dlakukan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli Riau Pelalawan, Pangkalan Kerinci, Senin (28/1/2013 ) siang di Jalan Lintas Timur tepat di KM 70, ternyata tidak diterima aparat kepolisian.

Seperti diketahui, tadi siang,LSM Peduli Riau, Pangkalan Kerinci bersama masyarakat melakukan sweeping terhadap kendaraan berat yang diduga melebihi tonase. Kendaraan berat melebihi tonase ini disinyalir menjadi penyebab rusaknya jalan di Pelalawan. 

Penolakan menerima hasil tangkapan kendaraan yang melangar tonase terjadi ketika koordinator aksi Erzepen menyerahkan kendaraan yang yang melebihi tonase kepada aparat. Saat itu, Erzepen meminta pihak kepolisian menahan kendaraan yang melebihi tonase.

Karena mendapat penolakan untuk menahan kayu dari pihak Polres Pelalawan, akhirnya truk-truk yang sudah nyata-nyata melebihi tonase tersebut dilepaskan kembali oleh para anggota LSM yang melakukan sweeping.

“Kami sangat kecewa atas sikap pihak kepolisian yang tidak mau menahan truk pengangkut kayu bertonase lebih itu, padahal kita mengharapkan mereka untuk menertibkan dan memberikan tindakan tegas terhadap truk-truk yang bertonase lebih tersebut," pungkasnya. (ilm)