PEKANBARU - Meskipun gagal melaju ke babak delapan besar Liga 2 Indonesia dan menutup pintu untuk naik kasta menuju Liga 1 Indonesia untuk musim depan, namun PSPS Riau selaku tuan rumah Grup A sukses menjadi tuan rumah yang baik, karena kurang lebih satu bulan pelaksanaan, Panitia Pelaksana (Panpel) tidak dijatuhi sanksi oleh PSSI.

"Tentu saya ucapkan terimakasih kepada tim dan Panpel yang sudah bekerja keras, sehingga kita (PSPS) sukses menjadi tuan rumah dan bersih dari sanksi," kata General Manager PSPS Riau, Edward Riansyah, Senin (13/12/2021).

Beberapa penghuni Grup A seperti Sriwijaya FC, PSMS Medan dan juga Tiga Naga dijatuhi sanksi oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Hal itu diketahui dari hasil yang dikeluarkan oleh Komdis PSSI pada 3 Desember lalu.

Sedari awal PSPS Riau ditunjuk sebagai tuan rumah putaran kedua Grup A, pria yang akrab disapa Edu ini menekankan kedisiplinan agar tim maupun Panpel tidak dikenai sanksi oleh PSSI.

"Kita paling kena sanksi kartu kuning. Itu biasalah," tuturnya.

Tak ketinggalan Edu juga mengucapkan terimakasih kepada kelompok suporter PSPS Riau seperti Asykar Theking dan juga Curva Nord 1955 karena sudah bersama-sama menjaga kondusifitas Kota Pekanbaru selama penyelenggaraan Liga 2.

"Terimakasih juga buat suporter PSPS. Karena sebagai tuan rumah kita sukses melaksanakan liga 2," tutupnya. ***