
TEMBILAHAN- Demam Pokemon Go ternyata sudah merambah ke Tembilahan, Inhil, Riau. Saking senangnya memainkan permainan yang berbasis augmented-reality itu, sampai-sampai di area Masjid Agung Al-Huda pun dipenuhi para gamer.
Karena dinilai mengganggu, pihak humas Masjid pun mengeluarkan himbauan agar areal tempat beribadah itu steril dari permainan menangkap Pokemon yang tersembunyi di berbagai lokasi dunia nyata itu.
''Kita telah mengeluarkan himbauan, isinya melarang kaum muslimin maupun non muslim agar kiranya tidak bermain game Pokemon di areal Masjid Agung Al-Huda,'' jelas Humas Masjid Agung Al-Huda, Hazmiriyanto kepada GoRiau.com, Minggu (24/7/2016).
Larangan itu, dijelaskannya dikeluarkan dikarenakan banyak gamer yang memasuki areal Masjid tanpa menggunakan pakaian muslim.
''Banyak yang main pakai pakaian pendek, auratnya terbuka seperti memalai celana pendek. Jika mainnya di luar pagar Masjid, kita tidak melarang,'' sebutnya.
Selain itu, sampah pun disebutkannya dibuang sembarangan oleh para pemain.
''Sampah rokok dan minuman kadang tidak dibuang ditong sampah, jadi mengotori areal Masjid. Makanya kami keluarkan himbauan, agar areal Masjid tidak digunakan untuk bermain permainan Pokemon Go lagi,'' tukas Hazmiriyanto.***