PEKANBARU - Kesuksesan Tiga Naga atas sang 'kakak' PSPS Riau di pertandingan lanjutan Liga 2 Indonesia, Kamis (11/11/2021) lalu adalah karena menjalankan skenario seperti dengan apa yang mereka lakukan ketika latihan.

Hal itu diutarakan oleh Pelatih Kepala Tiga Naga Feryandes Rozialta kepada GoRiau, Jumat (12/11/2021).

"Semua sesuai rencana, empat kali latihan kami melatih bagaimana cara bertahan tanpa melakukan kontak fisik dan hasilnya kami bisa menang dalam duel bola-bola atas dan bola-bola panjang. Kerja keras pemain terbayar dengan tiga poin," katanya.

Sebelum menerapkan pola bertahan, Oji sapaan akrab dari Feryandes Rozialta mengintruksikan pemainnya untuk main lepas dan mencetak gol cepat. Sehingga hasilnya dari apa yang direncanakan oleh tim pelatih, tim berjuluk Laskar Lancang Kuning ini berhasil membobol gawang PSPS di menit ke 9.

"Itu memang rencana kita di awal permainan, main terbuka dan cari gol cepat, setelah itu baru mulai bertahan," jelasnya.

Namun di setiap pertandingan Oji memastikan anak asuhnya tidak bisa menerapkan pola permainan yang sama di setiap pertandingan, karena meskipun pada laga melawan PSPS Riau hal tersebut berhasil belum tentu kedepan Dewi Fortuna berpihak kepada Tiga Naga.

"Yang jelas lawan Muba Babel United pekan depan, akan berbeda (permainan), meskipun Muba berada di papan bawah klasemen," ucapnya. ***