TEMBILAHAN- Menilai ada yang tidak wajar dengan kematian Sunardi yang ditemukan tak bernyawa di bawah pohon rambutan RT 15 Dusun Semaram, Desa Sekayan, Kecamatan Kemuning, Inhil Riau, pihak keluarga pun meminta kepolisian melakukan penyelidikan.

Selanjutnya, Polsek Kemuning bersama dua orang dokter dari Puskesmas Selensen berangkat menuju ke TKP untuk melakukan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada korban.

''Diperkirakan korban mengalami penyakit darah tinggi,'' sebut Paur Humas Polres Inhil, Iptu Warno kepada wartawan.

Sebelumnya Seorang IRT (Ibu Rumah Tangga) bernama Agustin Daulai bingung karena suaminya yang meminta izin pergi berkebun pada pukul 09.00 WIB tidak kunjung kembali ke rumahnya hingga pukul 18.00 WIB, Senin (15/2/2016).

Karena sang suami tidak pernah pulang terlambat, ia pun meminta seseorang untuk pergi melihat ke kebun tempat sang suami bekerja, sesampainya di sana, saksi menemukan Sunardi terbaring di bawah pohon rambutan dalam keadaan sudah tidak bernyawa dengan posisi terlentang.***