
PEKANBARU, GORIAU.COM - Bina Bakat FC hanya mampu bermain imbang dengan tuan rumah, PS Kampar pada lanjutan penyisihan Grup I Divisi III Liga Amatir PSSI wilayah Sumbagut yang tersaji pada pertandingan Selasa (10/12/2013) di Stadion Tuanku Tambusai, Kampar, Riau.
Namun Bina Bakat FC cukup kecewa dengan hasil tersebut. Diklaim beberapa keputusan wasit cukup merugikan mereka. Termasuk hadiah penalti yang diberikan kepada PS Kampar pada gol pertama mereka di babak kedua.
"Kita menguasai jalannya pertandingan, dua gol yang kita raih didapat pada babak pertama. Sementara keputusan wasit kurang menguntungkan di babak kedua, hingga akhirnya mereka menyamakan kedudukan," kata Ketua Umum Bina Baka FC, Anton Yahya kepada GoRiau.com, usai pertandingan.
Dua gol Bina FC masing-masing diciptakan Tegu Wardi di menit ke-22, menyusul M Asril di menit ke-39. Sementara dua gol PS Kampar tercipta pada kedua di menit ke-55 dan menit ke-80. "Namun hasil imbang ini masih mengokohkan kami di puncak klasemen," lanjut Anton.
Baik Bina Bakat FC maupun PS Kampar sama-sama mengantongi tujuh poin dari hasil dua kali menang dan satu kali imbang. Bina Bakat FC menjadi pemuncak karena sudah memasukkan enam gol, sementara PS Kampar tertinggal satu gol. Bagi PS Kampar, hasil ini tentu belum bisa dikatakan maksimal, karena malam ini, Randi Saputra kembali akan menjalani laga tunda menghadapi PS Dumai Jaya.
Jika meraih hasil positif, tentu saja PS Kampar akan menyalib Bina Bakat FC di posisi puncak klasemen, sementara jika kalah, peluang mereka cukup kecil untuk lolos menjadi juara grup. Karena pada pertandingan selanjutnya, Bina Bakat FC akan dinanti Persikota Sungai Penuh yang di atas kertas masih di bawah mereka, sehingga peluang untuk meraih poin penuh terbuka lebar.(tri)