PEKANBARU- Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru memiliki visi menjadi rumah sakit unggulan dan terpercaya di Sumatera. Terobosan baru di bidang medis selalu dihadirkan, update ilmu medis dengan komitmen akan selalu diadakan setiap tahunnya.

Menyikapi hal itu, Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) cabang Riau mengadakan Second Annual Awal Bros Pekanbaru Symposium yang akan diadakan Sabtu (4/2/2017) di Hotel Aryaduta. Simposium kali ini mengambil tema Respiratory Emergencies and Lung Diseases in Daily Practice (Resilience).

Ketua Panitia Simposium dr Citra Rahmad yang juga seorang dokter umum di RS Awal Bros Sudirman mengatakan, pada simposium ini akan dipaparkan segala topik yang berhubungan dengan penyakit paru dan pernapasan secara holistik, baik dari diagnosis, tatalaksana, pemberian antibiotik, nutrisi, rehabilitasi medik serta masalah rokok yang menjadi faktor resiko dari penyakit paru.

"Salah satu topik yang akan dibahas adalah masalah Obstruktive Sleep Apnoe (OSA) yang banyak dkeluhkan oleh sebagian pasien dengan menghadirkan pembicara nasional," kata Citra Rahmad melalui rilis yang diterima GoRiau.com, Kamis (26/1/2017).

Peserta dari kegatan ini, lanjutnya, adalah dokter spesialis, dokter umum, dokter gigi, dan mahasiswa kedokteran. Ditargetkan jumlah peserta akan lebih dari 250 orang yang tersebar di seluruh Indonesia, khususnya Provinsi Riau.

Untuk lebih menjamin kualitas simposium, lanjutnya, pihak panitia akan menghadirkan pembicara nasional diantaranya, dr Allen Widysanto SpP (K) yang sudah menjadi pembicara di banyak daerah Indonesia dan dr Jimmy Alexander MM MSc SpS dari Jakarta yang saat ini bekerja di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Jakarta.

Selain itu turut hadir DR dr Dedi Afandi SpF DFM, dr Azizman Saad SpP(K)(Ketua PDPI Riau), dr Herman Darmawan SpP, dr Vebiona Kartini SpJP-FIHA, dr Sulung SpAn-KIC, MKes, dr Dina Fauzia SpFK, dr Kobal Sangaji SpKFR, dr Imelda Goreti MGizi SpGK dan Tim OSA dari Jakarta.

"Simposium ini mendapat Akreditasi IDI wilayah Riau dengan jumlah SKP untuk peserta, yakni 8 SKP," ujarnya.

Kemudian, pihak panitia juga mengundang para sejawat baik dokter spesialis, dokter umum, dokter gigi, dokter internship, serta mahasiswa kedokteran untuk ikut hadir sebagai peserta dalam simposium tersebut.

"Tidak hanya update ilmu dan wawasan nasional dunia kesehatan, namun acara juga dimeriahkan dengan doorprize menarik. Semoga Simposium ini bermanfaat dan menjadi wadah kita bersama dalam memberikan pelayanan terbaik, profesional, bermutu terhadap masyarakat di era Jaminan Kesehatan Nasional ini," tutupnya.***