
DUMAI, GORIAU.COM - Maraknya aksi penyeludupan bawang melalui pelabuhan Dumai selama 2013, Polres Dumai meningkatkan penjagaan dan patroli pada kawasan perairan Dumai.
Kapolres Dumai AKBP Yudi Kurniawan SIK, kepada Goriau.com Jumat (23/8/13) menyebutkan sejumlah kasus penyeludupan bawang yang berhasil diungkap selama 2013 sebanyak 3 kali termasuk penangkapan yang dilakukan oleh kapal patroli Polda Riau IV 7001 Kamis (22/8/13) kemarin.
"Kita akan tingkatkan jaringan informasi dan patroli pada perairan laut Dumai, hal itu guna mencegah masuknya bawang seludupan dari Pelabuhan Dumai," kata Yudi.
Ditambahkan mantan Kapolres Kabupaten Rokan Hulu tersebut, disamping meningkatkan penjagaan dan patroli, pihaknya juga akan melakukan penegakan hukum yang tegas kepada pelaku penyeludupan.
Sebelumnya dikabarkan terjadi 3 kali pengungkapan penyeludupan bawang dari pelabuhan Dumai diantaranya, kepolisian Polre Dumai berhasil menggagalkan dan mengamakan 50 ton bawang merah diduga ielagal asal Malaysia disalah satu gudang penimbunan bawang yang berada di Jalan Ombak, Kecamatan Dumai Barat. Tidak seperti biasanya yang hanya mengamankan bawang tanpa pemiliknya kali ini pihek kepolisian Polres Dumai juga berhasil mengamakan tersangka Zu (41) warga jalan Paus, Kelurahan pangkalan Sesai, kecamatan Dumai Barat selaku pemilik bawang merah tersebut.
Pengungkapan kedua dilakukan oleh Dandim 0303 Bengkalis di Dumai, sekitar 65 ton bawang impor tanpa dakumen yang jelas, Jumat (26/7) berhasil diamankan Kodim 0303 Dumai-Bengkalis. Bawang tersebut diketahui milik seseorang berinisial Zu, warga Jalan Paus, Kecamatan Dumai Barat. Bawang itu berhasil ditangkap ketika akan diangkut menggunakan sembilan truk colt disel.
Kemudian, Kamis (22/8/13) kemarin, aparat Polisi Perairan Polda Riau berhasil mengamankan 50 ton bawang merah tanpa memiliki dokumen kepabeanan dan karantina (ilegal) asal Malaysia dari Kapal Motor Nazly Baru Alfia di perairan Selingsing, Kecamatan Medang Kampai, Dumai.
Menurut informasi kepolisian, Jumat (23/8/2013) penangkapan ini dilakukan pada Kamis (22/8/2013) malam oleh tim patroli yang menggunakan Kapal Patroli IV 1007.
Menurut informasinya, bawang ilegal itu akan diturunkan di Kota Dumai," kata Direktur Polair Polda Riau Kombes Pol Lukas Gunawan di Pekanbaru.(egy)