PEKANBARU – PSPS Pekanbaru memastikan diri tetap bertahan di Liga 2 musim depan setelah menundukkan Persekat Tegal dengan skor 4-2 dalam lanjutan kompetisi di Stadion Kaharuddin Nasution, Minggu (19/4/2026) malam.

Kemenangan ini tak lepas dari penampilan gemilang striker asing asal Brasil, Antonio Garamoni, yang mencetak hattrick sekaligus menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung intens sejak awal.

PSPS langsung tampil agresif sejak menit awal. Peluang pertama hadir pada menit ketujuh melalui Alfin Tuasalamony, namun tendangan volinya masih melebar. Dua menit berselang, skema bola mati kembali memberi ancaman, tetapi sundulan Alfin belum menemui sasaran.

Tekanan terus dilancarkan tim tuan rumah. Pada menit ke-15, peluang ketiga Alfin melalui sundulan kembali gagal berbuah gol setelah bola mampu diamankan kiper Persekat, Lalu Muhammad Rizki.

Gol pembuka akhirnya tercipta pada menit ke-19. Berawal dari serangan balik cepat, Vieri Donny menunjukkan visi permainan dengan mengirim umpan matang kepada Asir Asiz yang berdiri bebas. Sepakan kaki kiri Asiz tak mampu dibendung kiper lawan. Gol tersebut menjadi yang ke-10 bagi Asiz musim ini.

PSPS nyaris menggandakan keunggulan empat menit kemudian melalui tandukan Garamoni, namun masih bisa diselamatkan oleh lini pertahanan Persekat.

Petaka sempat datang pada menit ke-28. Kesalahan kiper PSPS, Erlangga Setyo, dalam mengantisipasi tekanan lawan dimanfaatkan Sylvain Justin Atieda untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Namun, respons cepat ditunjukkan PSPS. Pada menit ke-32, Garamoni mencetak gol lewat sepakan keras dari luar kotak penalti setelah menerima umpan dari Vieri Donny. Skor berubah menjadi 2-1 dan bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, PSPS semakin dominan. Pada menit ke-52, Garamoni mencetak gol keduanya setelah memanfaatkan bola rebound hasil serangan yang dibangun Asir Asiz dan Douglas Cruz. Tiga menit berselang, ia kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan, sekaligus melengkapi hattrick dan membawa PSPS unggul 4-1.

Persekat sempat memperkecil ketertinggalan melalui sundulan Atieda memanfaatkan situasi sepak pojok. Skor berubah menjadi 4-2.

Meski unggul, PSPS sempat berada dalam tekanan di sisa pertandingan. Beberapa peluang Persekat nyaris membahayakan gawang Erlangga, yang juga sempat melakukan kesalahan antisipasi. Namun lini belakang PSPS masih mampu menjaga keunggulan hingga laga usai.

Dengan hasil ini, PSPS mengoleksi 34 poin dan naik ke peringkat keenam klasemen sementara. Sementara Persekat tertahan di posisi kesembilan dengan 26 poin dan masuk zona degradasi.

Tambahan tiga poin ini juga memastikan PSPS tidak lagi terkejar oleh Persekat dalam dua laga tersisa, sekaligus mengunci posisi mereka untuk tetap bersaing di Liga 2 musim depan. ***