PEKANBARU – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA telah merilis hasil hitung cepat (quick count) Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) 2024. Berdasarkan data yang masuk sebanyak 85 persen, pasangan calon (Paslon) Abdul Wahid-SF Hariyanto sementara unggul dengan perolehan 43,34 persen suara.

Pasangan nomor urut 2, M Nasir-M Wardan, menyusul di posisi kedua dengan perolehan 32,19 persen suara. Sedangkan pasangan petahana nomor urut 3, Syamsuar-Mawardi Muhammad Saleh, berada di posisi ketiga dengan perolehan 24,47 persen suara.

Imbauan KPU Riau

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau, Nugroho Notosusanto, mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan menunggu hasil resmi yang akan diumumkan oleh KPU. Hasil resmi tersebut akan dihitung secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota, hingga provinsi.

"Terkait perolehan suara Pilkada, kita harus menunggu hasil resmi pleno dari rekapitulasi hasil suara secara berjenjang," ujar Nugroho kepada GoRiau.com, Rabu (27/11/2024).

Nugroho, yang akrab disapa Nugi, juga mengimbau para pendukung masing-masing pasangan calon untuk menjaga suasana tetap kondusif dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu konflik sebelum hasil resmi diumumkan.

Deklarasi Kemenangan Paslon

Ketika ditanya mengenai larangan bagi pasangan calon untuk mendeklarasikan kemenangan berdasarkan hasil hitung cepat, Nugi menjelaskan bahwa KPU tidak mengatur larangan tersebut. "Itu tidak diatur oleh KPU," katanya.

Ia menambahkan, hasil hitung cepat dari lembaga survei diperbolehkan untuk dipublikasikan, namun hanya setelah dua jam dari selesainya pemungutan suara di wilayah Indonesia Barat.

Dengan hasil sementara ini, KPU mengajak masyarakat untuk tetap sabar menanti proses penghitungan suara resmi demi menjaga integritas dan transparansi Pilkada. ***