PEKANBARU - Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau bersama Tim Penetapan Harga resmi merilis harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit kemitraan plasma untuk periode 3 hingga 9 Juni 2026. Berdasarkan hasil rapat, harga pembelian TBS mengalami penurunan dengan koreksi tertinggi terjadi pada kelompok umur 9 tahun yang turun sebesar Rp100,02 per kilogram.

Penurunan sebesar 2,54 persen dari pekan lalu tersebut membuat harga TBS kelapa sawit kelompok umur 9 tahun kini dipatok menjadi Rp3.832,61 per kilogram. Adapun regulasi penetapan harga minggu ke-19 tahun 2026 ini tetap mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024 dan Keputusan Dirjenbun Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025.

Kepala Dinas Perkebunan Riau, Supriadi, menjelaskan bahwa tabel rendemen harga baru hasil kajian dari PPKS Medan telah disepakati oleh tim untuk menjadi dasar acuan penetapan harga selama satu minggu ke depan.

Faktor Pemicu Penurunan Harga

Menurut Supriadi, lesunya pergerakan harga komoditas global menjadi penyebab utama merosotnya harga di tingkat petani plasma lokal pada periode ini.

"Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa harga TBS yang ditetapkan oleh tim untuk mitra plasma mengalami penurunan. Penurunan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor turunnya harga CPO dan kernel," ungkap Supriadi.

Lebih rinci ia memaparkan, pada periode sepekan ke depan, indeks K yang diterapkan adalah sebesar 93,30 persen. Sementara itu, harga penjualan CPO minggu ini terpantau melorot sebesar Rp69,94 dan harga kernel (inti sawit) anjlok cukup dalam sebesar Rp1.806,54 dari minggu sebelumnya. Di sisi lain, harga komoditas cangkang ditetapkan sebesar Rp19,15/Kg.

Mekanisme Transaksi Pabrik

Terkait adanya beberapa Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang tidak melakukan transaksi penjualan pada periode ini, Disbun Riau menerapkan langkah antisipasi sesuai regulasi yang berlaku.

"Berdasarkan Permentan Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16, maka harga CPO dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim. Apabila terkena validasi 2, maka digunakan harga rata-rata KPBN (Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara). Harga rata-rata CPO KPBN periode ini adalah Rp15.344,00 dan harga kernel KPBN sebesar Rp13.400,00," jelasnya.

Kendati mengalami penurunan, Supriadi menegaskan komitmen jajarannya bersama seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperbaiki tata kelola penetapan harga agar tetap akuntabel, transparan, dan memberikan rasa keadilan bagi pekebun maupun perusahaan mitra.

"Membaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan upaya yang serius dari seluruh stakeholder yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.

Rincian Lengkap Harga TBS Kemitraan Plasma Riau

Berikut daftar lengkap harga pembelian TBS sawit kemitraan plasma Riau periode 3–9 Juni 2026 berdasarkan kelompok umur tanam:

  • Umur 3 Tahun: Rp2.954,91/Kg
  • Umur 4 Tahun: Rp3.348,92/Kg
  • Umur 5 Tahun: Rp3.549,05/Kg
  • Umur 6 Tahun: Rp3.703,51/Kg
  • Umur 7 Tahun: Rp3.783,37/Kg
  • Umur 8 Tahun: Rp3.828,06/Kg
  • Umur 9 Tahun: Rp3.832,61/Kg
  • Umur 10–20 Tahun: Rp3.812,21/Kg
  • Umur 21 Tahun: Rp3.752,48/Kg
  • Umur 22 Tahun: Rp3.695,27/Kg
  • Umur 23 Tahun: Rp3.634,13/Kg
  • Umur 24 Tahun: Rp3.567,13/Kg
  • Umur 25 Tahun: Rp3.491,76/Kg
  • Umur 26 Tahun: Rp3.446,09/Kg
  • Umur 27 Tahun: Rp3.400,26/Kg
  • Umur 28 Tahun: Rp3.355,69/Kg
  • Umur 29 Tahun: Rp3.338,62/Kg
  • Umur 30 Tahun: Rp3.324,40/Kg
***