
PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Hampir sebulan lamanya, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Unit Kecamatan Ukui tidak beroperasi. Dampaknya, masyarakat di Kelurahan Ukui kelabakan karena tak ada pasokan air bersih dan memaksa untuk mencari sulusi.
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Ukui, Syamsuar, menyampaikan rasa kecewanya atas tidak beroperasinya PDAM Unit Kecamatan Ukui.
"Karna PDAM tak beroperasi, warga terpaksa mencari solusi lain dengan membeli air bersih. Meski dihargai cukup mahal," kata Syamsuar, Kamis (23/4/2015).
Disampaikannya, seharusnya pihak PDAM tidak menghentikan kegiatannya secara sepihak. Sebab, di wilayah Kelurahan Ukui selama ini masyarakatnya bergantung dengan air bersih dari PDAM.
"Masyarakat telah kali-kali menanyakan persoalan itu kepada pihak terkait. Kenapa PDAM berhenti mensuplai air bersih tanpa ada pemberitahuan sebelumnya kepada masyarakat," bebernya.
Diungkapkan Syamsuar, saat ini masyarakat terpaksa membeli air bersih dengan ukuran 1.000 liter dipatok harga sebesar Rp 60 ribu.
"Bahkan sekarang harganya makin naik, sebab banyak permintaan masyarakat akan kebutuhan air bersih ini," tandasnya.(***)