TELUKKUANTAN - Masyarakat Kuantan Singingi (Kuansing), Riau diimbau untuk meningkatkan disiplin protol kesehatan (prokes) dalam beraktivitas. Apalagi di Kuansing saat ini sudah ada pasien probable omicron.

Demikian disampaikan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kuansing, dr. Fahdiansyah, SpOG, Ahad (13/2/2022) di Telukkuantan.

Menurut dokter yang akrab disapa Ukup ini, kehadiran virus corona varian omicron tidak bisa ditolak. Varian omicron 70 kali lebih cepat berkembang jika dibandingkan dengan varian delta di jaringan bronkus. Jaringan bronkus adalah cabang batang tenggorokan sebelum paru-paru.

"Gejala paling umum adalah batuk, pilek, kelelahan dan hidung tersumbat," ujar dr. Ukup.

Dikatakan dr. Ukup, semua varian Covid-19, termasuk varian Delta dapat menyebabkan penyakit parah atau kematian, khususnya bagi orang-orang yang paling rentan. Karena itu, tindakan pencegahan selalu menjadi kunci agar terhindar dari infeksi Covid-19 atau paparan varian Omicron.

"Pencegahannya ya dengan disiplin prokes. Memakai masker bila beraktivitas di luar rumah, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak," ujar dr. Ukup.

Selain disiplin prokes, dr. Ukup juga menyarankan agar masyarakat mengkonsumsi makanan yang bergizi. Sebab, makanan yang bergizi dapat meningkatkan daya imunitas tubuh.

"Setelah makan makanan bergizi, jangan lupa olahraga. Olahraga juga penting untuk kebugaran," tutup dr. Ukup sembari mendoakan varian Omicron tak sampai ke Kuansing.***