TELUKKUANTAN - Jalan merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Karena itu, masyarakat Gunungtoar meminta pengaspalan jalan sepanjang 6 Km ke Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau pada tahun 2020.

Aspirasi masyarakat ini disampaikan langsung oleh Sadarisnah, Camat Gunungtoar saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), Rabu (13/2/2019). Musrenbang ini dibuka langsung oleh Sekda Dianto Mampanini.

Adapun jalan yang dimaksud yakni akses ke jembatan Toar - Teberaupanjang sepanjang 2,4 Km, Seberang Sungai - Telukberingin sepanjang 2 Km dan Teberaupanjang - Siberobah sepanjang 1,6 Km. Selain itu, masyarakat juga mengharapkan kelanjutan pengaspalan jalan antar kecamatan, Petapahan menuju Jake. Masyarakat juga mengharapkan pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Lubukterentang - Siberobah sepanjang 98 meter.

Dikatakan Sadarisnah, Kecamatan Gunungtoar sudah bersiap menuju ekonomi kreatif di tahun 2020. Sejak setahun terakhir, Gunungtoar sudah menjelma sebagai kampung batik dan pusat ole-ole khas Kuansing.

Sementara itu, Sekda Dianto Mampanini menyatakan Pemkab Kuansing sangat mendukung Gunungtoar menuju pusat ekonomi kreatif. Salahsatu bentuk dukungan nyata adalah dengan adanya MoU antara Pemkab Kuansing dan pengusaha batik dan bordir di Padang.

"Beberapa bulan lalu, kita sudah mengadakan kunjungan kerjasama dengan Pengusaha Batik dan Bordir di Padang, untuk meningkatkan sumber daya manusia Gunungtoar, kita bisa kirim 75 orang secara bertahap untuk pelatihan membatik dan membordir. Silahkan untuk setiap desa bisa mengirim 4 atau 5 orang setiap desa," terang Dianto.***