DURI - Bazar rakyat berdaya yang dikemas kelompok masyarakat suku Sakai dalam tema Festival Investasi Sosial, Sabtu (12/11/2016) rencananya akan dihadiri oleh Gubernur Riau, Andi Rachman mendadak batal karena orang nomor 1 di Riau ini ada agenda bersama Wakapolri di Pekanbaru.

Ketua Bathin Pucuk, Amat S mengungkapkan rasa kecewanya atas batalnya Gubernur datang ke kampung Sakai di Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau.

"Kepada perwakilan pak Gubernur, tolonglah disampaikan, kami sangat menanti kedatangan beliau disini. Harapan kami sejak lama, beliau yang harusnya datang menemui kami disini. Saya pribadi juga ingin bertemu langsung dan menyalami Gubernur Riau ini. Bukan wakil atau itusan lainnya yang datang," ujar Amat dalam sambutannya yang dikutip GoRiau.com (GoNews Grup) saat membuka acara itu.

Baca Juga: Buat Masyarakat Suku Sakai Ikuti Program pengembangkan Kemajuan Tekhnologi mendapat reward, . b

Tak hanya sampai disitu, Amat juga mengharapkan kepada Kelompok Tani Terpadu yang diketuai oleh Mus Mulyadi agar dapat lebih meningkatkan produksi-produksi kelompok tani binaannya.

"Meski saat ini sudah mendiri tidak di topang lagi oleh Cheron, tetap semangat jangan pantang menyerah atau menyurut sedikitpun. Ajak masyarakat sakai yang putus sekolah untuk dapat bergabung menjadi tenaga pada kelompok karjanya ada," kata Amat dengan harapan besar masyarakat semakin maju dalam segala aspek kehidupan.

Apa yang menjadi kekecewaan Ketua Bathin Pucuk itu dijawab oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau, Syaifudin. Ia menyampaikan permintaan maaf dari Gubernur Riau kepada masyarakat suku Sakai dan menjelaskan alasan kenapa Gubernur Riau berhalangan memenuhi undangan masyarakat suku Sakai.

"Pada prinsipnya beliau ingin sekali datang kesini. Namun beliau juga sedang kedatangan tamu yakni Wakapolri pada hari yang sama juga. Ia menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyatakat Sakai di Kelurahan Pematang Pudu," katanya. *** #BENGKALIS