PEKANBARU – Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Gubernur Riau Abdul Wahid mengingatkan seluruh generasi untuk memegang teguh pesan “Jas Merah” — jangan sekali-sekali melupakan sejarah. Menurutnya, kemerdekaan yang dinikmati saat ini lahir dari pengorbanan para pejuang yang mengorbankan jiwa dan raga demi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Saat ini kita sedang lakukan kegiatan ramah-tamah dan silaturahmi dengan para veteran yang telah berjuang untuk kemerdekaan. Kita mendengar cerita-cerita mereka, menghargai jasa-jasa mereka, dan mengingatkan diri bahwa tanpa para pejuang, kita tidak akan merdeka. Jangan lupakan Jas Merah, jangan sekali-sekali lupakan sejarah,” kata Wahid usai acara silaturahmi dengan veteran di Gedung Daerah Balai Serindit, Jumat (15/8/2025).

Dalam acara tersebut, Gubernur menyerahkan secara simbolis bantuan sagu hati kepada 347 veteran dan janda veteran dengan total Rp 520 juta. Penyaluran bantuan telah dimulai sejak 13 Agustus langsung ke rekening masing-masing penerima. Wahid menyebut momen ini menjadi kehormatan tersendiri baginya.

“Bapak/Ibu yang hadir hari ini adalah orang-orang yang paling berjasa. Kalau Indonesia tidak merdeka, tentu tidak ada yang namanya gubernur, kapolda, danrem, atau danlanud. Kita semua tidak bisa beraktivitas bebas seperti sekarang,” ujarnya.

Wahid menegaskan, sejarah adalah panduan dan ruh semangat bangsa. Ia mengajak generasi muda memahami bahwa perjuangan masa kini memiliki wujud berbeda. “Kalau dulu melawan penjajah dengan senjata, sekarang kita melawan kemiskinan dan kebodohan. NKRI harga mati, dan kemiskinan tidak boleh ada,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Wahid juga memberikan penghargaan kepada para veteran yang berjuang sejak masa kemerdekaan, operasi Trikora, Dwikora, hingga penugasan modern. “Apa yang telah Bapak/Ibu lakukan adalah contoh nyata bahwa pengorbanan adalah kekuatan utama yang menginspirasi generasi penerus,” ujarnya.

Ketua DPD Legiun Veteran Provinsi Riau, Letkol (Purn) M. Toyib, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah provinsi. Menurutnya, tema Hari Veteran tahun ini, “Veteran Mengabdi Tanpa Batas, Berjuang Sepanjang Masa”, mencerminkan tekad para veteran untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan.

“Meski kami tak lagi mengangkat senjata, kami masih berjuang menjaga nilai kebangsaan, menanamkan semangat juang kepada generasi muda, dan menjadi penopang moral bagi masyarakat,” katanya. ***