SELATPANJANG - Dewan Pimpinan Cabang Grakan Nasional Anti Narkotika (DPC Granat) Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, menggelar kegiatan "Go To School" di SMAN 1 Tebing Tinggi, Sabtu (27/4/2019).

Kegiatan dengan tema Sosialisasi Bahaya Narkoba, Serta Pembentukan dan Penetapan Duta Granat di SMAN 1 Tebing Tinggi Tahun 2019 itu dilaksanakan bertempat di Gedung SMAN 1, Jalan Pembangunan I, Selatpanjang.

Tampak hadir Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs H Said Hasyim, Anggota DPRD Ardiansyah, Kepala SMAN 1 Tebing Tinggi Poyadi, Kasat Narkoba Iptu Darmanto, Ketua MUI Ustadz Mustafa, Sekjen Sapma PP Junawan, Kepsek SMA3 Darussamin, perwakilan FPI serta tamu undangan lainnya.

Ketua DPC Granat Kepulauan Meranti Darma Citara, mengucapkan terimakasih kepada tamu undangan yang hadir dan seluruh siswa-siswi SMAN1 yang begitu antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Ads
"Suksesnya kegiatan ini tentu tidak terlepas dari kerjasama kita semua baik pengurus Granat, Sekolah maupun semua undangan yang hadir disini," ujarnya.

Darma juga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan perdana di SMAN1 Tebing Tinggi dan tidak menutup kemungkinan kegiatan serupa juga akan dilaksanakan di sejumlah sekolah lainnya di Kepulauan Meranti.

"Kegiatan ini juga akan kita laksanakan di sejumlah sekolah lainnya yang ada di Kepulauan Meranti sekaligus pembentukan Duta Granat di sekolah-sekolah. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik sesuai dengan harapan kita semua," harapnya.

Sementara itu, Kepala SMAN1 Tebing Tinggi Poyadi, mengucapkan terimakasih atas kegiatan yang dilaksanakan oleh Granat Kepulauan Meranti, menurut Poyadi kegiatan tersebut tentu sangat bermanfaat bagi para siswa-siswi di sekolah yang dipimpinnya itu.

"Kegiatan ini tentunya sangat bermanfaat bagi kami karena selain sosialisasi, disini juga dibentuk Duta Granat," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Poyadi juga mengimbau siswanya agar tidak mudah terpengaruh dengan narkotika.

"Narkoba jangan sampai ke sekolah kita, mudah-mudahan siswa-siswi kita tidak ada yang terpengaruh dengan barang haram tersebut. Tentunya ini juga butuh peran penting dari orangtua," ungkapnya.

Kasat Narkoba Polres Kepulauan Meranti Iptu Darmanto SH, mengungkapkan bahwa pihaknya sangat prihatin dengan maraknya peredaran narkoba di Kepulauan Meranti terutama kasus narkoba yang menjerat anak-anak dibawah umur.

"Kasus narkoba makin marak di Kepulauan Meranti, karena dapat kita lihat data yang kasus yang ditangani mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya," ujarnya.

Iptu Darmanto juga menjelaskan bahwa kenaikan kasus narkoba dari tahun 2017 ke tahun 2018 sangat signifikan.

"Tahun 2017 ada 45 kasus dengan tersangka 67 orang, sedangkan Tahun 2018 ada 69 kasus dengan 117 tersangka," jelasnya.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs H Said Hasyim, dalam sambutannya menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan Granat Kepulauan Meranti dan terutama pembentukan Duta Granat di sekolah tersebut.

"Prilaku narkoba tidak cukup diberi penjelasan saja tetapi dibawa kedalam atau bagian dari gerakan anti narkoba sehingga mereka bisa lebih memahami," ujar Said Hasyim.

Dengan dibentuknya Duta Granat di SMAN1 Tebing Tinggi, Wabup Said Hasyim berharap agar siswa yang diberikan kepercayaan oleh gerakan anti narkotika tersebut bisa mengemban amanah dengan sebaik mungkin.

"Kepada anak-anak ku yang dibimbing di sekolah ini agar belajar dengan sungguh-sungguh sehingga saat turun di lapangan atau ditengah-tengah masayarakat benar-benar sudah siap," pinta Wabup Said Hasyim.

Menurut Wabup Said Hasyim pula, Duta Granat di sekolah juga merupakan upaya dini pencegahan penyalahgunaan narkotika bagi para siswa di sekolah.

"Cepat bertindak jika ditemukan gejala narkoba di sekitar kalian terutama di lingkungan sekolah," ingatnya.

Dalam kesempatan itu, Wabup Said Hasyim juga mengajak seluruh tamu undangan yang hadir terutama para siswa agar sama-sama memerangi narkoba yang merusak anak bangsa tersebut.

"Mari kita bersama-sama perangi narkoba di Kabupaten Kepulauan Meranti demi menyelamatkan generasi muda dari pengaruh barang haram tersebut," ajaknya.

Untuk diketahui, kegiatan diawali dengan senam sehat bersama, kemudian juga dilakukan santunan kepada 10 siswa kurang mampu, penyerahan santunan dilakukan langsung oleh Humas Hotel Grand Meranti Budi Ruanto. Kemudian kegiatan diakhiri dengan penyuluhan terkait bahaya narkotika kepada siswa-siswi yang dipusatkan di Aula SMAN1 Tebing Tinggi.***