PEKANBARU, GORIAU.COM - Setelah sempat berorasi sekitar setengah jam di gerbang, para pendemo yang berasal dari mahasiswa sejumlah fakultas di Universitas Riau istirahat sejenak untuk melaksanakan sholat zuhur di depan gedung DPRD Riau, Selasa (20/10/2015). Kedatangan pendemo untuk menyampaikan aspirasi terkait kinerja pemerintahan di bawah Presiden Joko Widodo.

Kordinator Lapangan yang juga Menteri Sosial Politik Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unri, Topan Rizki Orlando mengatakan, sikap para mahasiswa ini sebagai repleksi dari satu tahun kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla. Mahasiswa menilai Jokowi telah gagal memimpin bangsa ini.

"Ini adalah sikap kami sebagai mahasiswa dan masyarakat yang tidak puas dengan hasil kerja Presiden Joko Widodo. Apa yang diperbuatnya selama satu tahun ini, gagal," kata Topan.

Indikasi gagalnya pemerintahan salah satunya tidak ada upaya kongkrit pemerintah untuk mengatasi bencana asap dan terjadinya kebakaran lahan dan hutan di Riau. Jokowi bahkan terkesan tidak berbuat apapun untuk hal tersebut.

"Ini adalah hal nyata, seharusnya masalah klasik ini sudah mendapat perhatian serius. Pemerintah Jokowi tdiak tegas dan tidak serius," sambungnya.

Saat ini para mahasiswa masih bertahan di gedung DPRD Riau menunggu adanya anggota dewan yang menanggapi tuntutan mereka. Para mahasiswa sudah mulai memasuki gedung wakil rakyat tersebut.(rul)