PEKANBARU - Pembangunan gedung Makorem 031/Wira Bima (WB) yang terbengkalai masih menjadi persoalan besar bagi Pemerintah Provinsi Riau. Meski sudah ada beberapa klarifikasi dari pejabat Pemprov Riau tentang niatan untuk menuntaskan proyek bermasalah ini, namun realisasinya masih belum terlihat hingga saat ini.

''Pergantian komandan Korem (Danrem) telah terjadi dua kali, tetapi personel Korem 031 masih mengalami hambatan dalam aktivitasnya karena pembangunan kantor mereka belum selesai. Meski tentara bisa menjalankan tugasnya di situasi dan kondisi darurat, pembangunan markas militer yang terkatung-katung ini menimbulkan pertanyaan tentang marwah tentara,'' ujar pengamat politik dan pemerintahan, Dr. Andree Armilis, Ph.Di kepada GoRiau.com, Senin (15/5/2023).

Karena itu, ia mendesak Kejaksaan Tinggi untuk segera melakukan penyidikan dan penangkapan terhadap oknum pejabat pemerintah maupun kontraktor yang terlibat dalam pelanggaran hukum dan aturan yang menyebabkan proyek ini tertunda selama bertahun-tahun.

"Walau sempat penyelesaian gedung Korem 031 yang diumumkan oleh pejabat Pemprov kepada publik akan dilelang, faktanya menunjukkan belum ada anggaran yang dialokasikan. Ini membuktikan bahwa pejabat Pemprov Riau mencoba mempermainkan institusi TNI," tegas Andree.

Menurut Andree, Pemprov Riau seharusnya tidak menguji kesabaran TNI. "Menurut saya, Pemprov Riau sebaiknya tidak terlalu menguji kesabaran TNI karena itu bisa berbalik merugikan Pemprov," tutupnya. ***