
PEKANBARU – Provinsi Riau berdasarkan indeks kegemaran membaca kategori sedang atau dengan nilai 55,20 persen.
Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar juga menjelaskan, perkembangan literasi masyarakat di Indonesia sangat bergantung kepada kegemaran membaca masyarakat. Berdasarkan kajian budaya baca masyarakat Indonesia tahun 2021 tingkat kegemaran membaca berada pada kategori sedang yaitu 55,74 persen.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dalam hal ini melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Riau terus berupaya meningkatkan kegemaran baca dengan mengadakan festival literasi Riau tahun 2022.

Gubernur Syamsuar menambahkan, kiprah perpustakaan dalam pengembangan nasional terus menjadi pusat perhatian semua pihak. Oleh karena itu, Pemerintah menunjukkan perhatian yang lebih besar dalam pengembangan perpustakaan dan peningkatan perannya di masyarakat.

Selain itu, ungkapnya, program ini memiliki tujuan memperkuat peran perpustakaan umum dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui peningkatan kemampuan literasi yang meningkatkan kreativitas masyarakat dan mengurangi kemiskinan akses informasi.

"Harapan saya dengan pengembangan digitalisasi yang berkembang, masyarakat tidak tergantung kepada perpustakaan tapi bisa baca melalui aplikasi yang disediakan oleh pihak perpustakaan," harapnya.
