
PEKANBARU – Kepedulian sosial kembali ditunjukkan Forum Pekanbaru Kota Bertuah (FPKB). Komunitas ini menyambangi langsung warga kurang mampu yang tengah menghadapi musibah berat, sekaligus menyalurkan bantuan sebagai bentuk solidaritas dan gotong royong di Kota Pekanbaru.
Senin (22/12/2025), FPKB mendatangi kediaman Syafrizal, seorang ayah dengan kondisi tunanetra permanen yang hidup berdua bersama putranya, Ryan Sukri Ahmad. Ryan mengalami kelumpuhan sejak beberapa bulan lalu akibat terjatuh saat bekerja. Keduanya menjalani hari-hari tanpa pendampingan keluarga lain, dengan kondisi ekonomi yang serba terbatas.
Kunjungan kemanusiaan ini berlangsung di rumah mereka di Jalan Sei Mintan, RT 01 RW 11, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya. Dalam kesempatan tersebut, FPKB menyalurkan bantuan sembako dan uang tunai untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
“Alhamdulillah, hari ini kami bisa mengantarkan amanah dari Forum Pekanbaru Kota Bertuah dan para donatur. Bantuan ini memang tidak besar, tetapi kami berharap bisa sedikit meringankan beban Pak Syafrizal dan anaknya,” ujar Bendahara Umum Forum Pekanbaru Kota Bertuah, Ratna Nurani.
FPKB tidak berhenti pada penyaluran bantuan logistik. Komunitas ini juga berkomitmen membantu proses pengobatan Ryan Sukri Ahmad yang selama ini belum tersentuh layanan medis sejak mengalami kecelakaan kerja. Selain itu, FPKB turut mengupayakan pengurusan BPJS Kesehatan agar keluarga tersebut dapat mengakses layanan kesehatan sebagai masyarakat kurang mampu.
“Kami berupaya hadir lebih jauh, bukan hanya memberi sembako dan bantuan tunai. Kami juga membantu pengobatan Ryan serta pengurusan BPJS agar hak layanan kesehatan mereka bisa terpenuhi,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Ratna Nurani didampingi Kepala Bidang Sosial dan Kemasyarakatan FPKB, Erni Fitri. Kehadiran pengurus inti ini menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam menjalankan misi sosial secara berkelanjutan.
Langkah Forum Pekanbaru Kota Bertuah ini mencerminkan bahwa kepedulian terhadap sesama masih tumbuh di tengah masyarakat. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat menjadi penguat semangat bagi Syafrizal dan Ryan dalam menjalani kehidupan yang penuh keterbatasan. ***