
PEKANBARU – Setelah enam bulan memimpin Riau sebagai Penjabat (Pj) Gubernur, Rahman Hadi akhirnya berpamitan. Dalam acara silaturahmi yang digelar Selasa malam (18/2/2025) di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru, Rahman menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kepemimpinannya.
“Enam bulan adalah waktu yang sangat singkat bagi kami untuk berbuat. Namun, amanah yang diberikan harus dijalankan dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan tata kelola pemerintahan yang efektif,” ujarnya.
Rahman menjelaskan bahwa perannya sebagai penjabat gubernur adalah memastikan kelangsungan roda pemerintahan, mulai dari pemilu, pembangunan, hingga pelayanan publik. Ia juga mengapresiasi kerja sama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta bupati se-Riau dalam menghadapi berbagai tantangan, seperti pengendalian inflasi, penurunan angka stunting, dan pengurangan kemiskinan ekstrem.
“Kami hanya mengoordinasikan, sementara keberhasilan ini adalah hasil kerja keras para bupati, Forkopimda, dan seluruh stakeholder yang terlibat. Angka-angka capaian yang positif adalah akumulasi dari kerja kolektif, bukan usaha individual,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Rahman juga meminta maaf jika selama kepemimpinannya ada kekurangan dalam interaksi maupun pengambilan kebijakan.
Acara perpisahan ini diakhiri dengan pantun khas Melayu yang disampaikan Rahman dengan penuh kehangatan:
“Hari ini menanam padi,
Esok pula menanam palawija.
Yang baik menjadi ingatan budi,
Yang tak elok jauhkan saja.”
Rahman menegaskan bahwa meski akan kembali bertugas di Jakarta, hatinya tetap untuk Riau. Ia pun mengucapkan selamat menyambut bulan suci Ramadan kepada masyarakat Riau.
“Belum melangkah ke tempat tugas lama, hati kami sudah rindu. Riau akan selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup kami,” tutupnya. ***