
JAKARTA - Keluarga Hartono kembali menjadi sorotan setelah laporan media internasional membeberkan aktivitas penanaman modal berskala besar di luar negeri. Berdasarkan laporan Bloomberg, keluarga pengusaha nasional tersebut mengalirkan dana lebih dari US$ 1 miliar atau setara Rp 17,5 triliun untuk memperluas portofolio bisnis kertas.
Aktivitas investasi tersebut tercatat mulai berjalan pada 2023. Melalui perusahaan Evergreen Hill Enterprise Pte yang berkedudukan di Orchard Towers, Singapura, mereka menanamkan modal senilai US$ 669 juta ke industri kertas khusus di Amerika Serikat.
Pengambilalihan Pabrik Kertas di Austria
Ekspansi berlanjut pada tahun berikutnya melalui entitas usaha yang sama. Evergreen Hill Enterprise Pte mengambil alih sebuah perusahaan pembuat kertas rokok yang beroperasi di Austria dengan menggelontorkan dana sebesar US$ 418 juta atau setara 360 juta euro.
Berdasarkan penelusuran dokumen SEC, perusahaan investasi tersebut terafiliasi dengan PT Bukit Muria Jaya di Karawang, Jawa Barat. Perusahaan tersebut merupakan bagian dari Djarum Group yang memproduksi berbagai jenis kertas rokok dan kemasan.
Struktur Kepemilikan dan Entitas Global
PT Eragraha Pirantimegah tercatat memegang kendali atas Evergreen Hill Enterprise Pte dengan porsi kepemilikan saham 51 persen oleh Robert Budi Hartono dan 49 persen oleh mendiang Michael Bambang Hartono. Perusahaan ini berdiri sejak 2019.
Selain di Amerika Serikat dan Austria, catatan Bloomberg menunjukkan adanya sembilan entitas lain di Singapura, London, British Virgin Islands, dan Cayman Islands yang menjadi bagian dari jaringan bisnis luar negeri tersebut. Total keseluruhan dana penanaman modal luar negeri tersebut diperkirakan mencapai US$ 1,4 miliar.***