PEKANBARU – Dua atlet senam asal Riau, Agung Suci Tantiyo Akbar dan Abiyu Raffi, dipercaya mewakili Indonesia dalam Kejuaraan Senam Asia 2025 yang digelar di Jencheon Gymnasium Center, Korea Selatan, pada 2–8 Juni 2025.

Keikutsertaan Agung dan Abiyu menjadi bagian dari persiapan menuju SEA Games 2025 di Thailand, Desember mendatang. Meski belum berhasil membawa pulang medali, kehadiran mereka di ajang bergengsi ini menjadi kesempatan emas untuk menambah pengalaman dan menakar kekuatan pesaing dari Asia Tenggara.

"Kita mendapat pengalaman seru di kejuaraan ini. Semua atlet dari Asia Tenggara ikut serta, jadi kami bisa mengukur kemampuan dan melihat kelebihan atlet mereka," ujar Pelatih Tim Senam Indonesia asal Riau, M Tri Saputra.

Agung turun di nomor kuda pelana, palang sejajar, dan palang tunggal. Sementara Abiyu bertanding pada nomor lantai, kuda pelana, dan palang tunggal. Keduanya tampil penuh semangat, membawa nama Riau dan Indonesia di tengah persaingan ketat atlet elite Asia.

"Kejuaraan ini jadi ajang untuk mempertajam pengalaman dan belajar dari atlet luar negeri. Kami bidik hasil terbaik di SEA Games nanti. Mohon doa agar kami bisa membawa pulang kemenangan," kata Agung.

Pelatih senior senam Riau, Ahmad Markos, berharap Pemerintah Provinsi Riau memberi perhatian lebih kepada para atlet yang berjuang mengharumkan nama daerah di kancah internasional.

"Saya berharap Pemprov Riau, khususnya Gubernur Abdul Wahid, memperhatikan semangat atlet kita. Mereka telah menunjukkan kualitas dan disegani di dunia senam internasional," ujarnya kepada GoRiau.

Markos juga mengingatkan agar bonus Pekan Olahraga Nasional (PON) yang belum cair segera dibayarkan. Ia menyebut, penghargaan atas jerih payah atlet dan pelatih merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap dunia olahraga.

"Jangan lupa hak kami, Pak Gubernur. Bonus PON itu adalah salah satu bentuk motivasi bagi kami untuk terus berprestasi," tegasnya.

Partisipasi Agung dan Abiyu dalam Kejuaraan Senam Asia 2025 bukan sekadar perwakilan Indonesia, tetapi menjadi simbol semangat dan dedikasi atlet Riau yang tak henti berjuang menembus level internasional. ***