
RENGAT, GORIAU.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menyesalkan jatuhnya korban jiwa akibat sengketa lahan yang berlarut larut, yang terjadi di Desa Pancur Kecamatan Keritang Kab. Inhil (Indragiri Hilir).
''Korban jiwa seharusnya tidak terjadi jika dari awal ada kepedulian pemerintah terhadap sengketa lahan yang berkepanjangan,'' ujar anggota DPRD Inhu Arifuddin Akhalik.
Menurutnya, sengketa lahan yang terjadi di perusahaan perkebunan kelapa sawit milik PT Duta Palma itu dapat dihindari jika Pemkab Inhu dapat bertindak tegas dan melaksanakan rekomendasi yang telah dikeluarkan DPRD Inhu.
"Kita menyesalkan jatuhnya korban jiwa, sebenarnya peristiwa itu dapat dihindari jika saja Pemkab Inhu tidak mengabaikan rekomendasi DPRD Inhu terkait PT Duta Palma yang telah dikeluarkan jauh-jauh hari sebelumnya," ujarnya.
Kejadian ini, tambahnya, menjadi pelajaran berharga bagi Pemkab Inhu agar bersikap dan bertindak bijaksana terhadap persoalan yang sama, yang banyak terjadi di Inhu. (aun)