PASIRPANGARAIAN, GORIAU.COM - Dinas Kesehatan (Diskes) Rohul, sejak 14 November 2014 lalu, sudah melakukan tindakan pencegahan penyakit di pemukiman masyarakat pasca banjir besar yang melanda 7 kecamatan di Rohul dalam pekan ini.
Kepala Diskes Rohul, dr Grifino, Rabu (19/11/2014) mengatakan, tindakan yang sudah dilaksanakan petugasnya seperti pendistribusian kaporit untuk netralisir air sumur, tawas maupun bubuk abate.
''Sudah kita bagikan ke daerah-daerah yang terkena banjir. Kecamatan yang sudah kita lakukan tindakan pencegahan penyakit adalah Rambah Hilir di Desa Sungai Dua Indah, disana ada 55 KK yang rumahnya terkena banjir. Bahkan pihak Diskes Provinsi Riau juga sudah meminta laporan ke kita, terkait bantuan yang sudah kita salurkan pasca banjir,'' kata Grifino.
Selain itu, Grifino juga mengaku, dirinya telah meminta seluruh pusksemas yang daerahnya terkena bencana banjir, untuk penyelidikan epidemiologi terhadap potensi penyakit apa yang terjadi pasca banjir di 7 kecamatan yang terkena banjir.
''Ini kita lakukan sebagai tindakan pencegahan paca banjir. Selain membantu alat-alat pencegahan, kita juga tetap pantau jentik nyamuk. Saat ini yang dikhawatirkan dampak pasca banjir, penyakit diare, juga seperti gatal-gatal yang menyerang warga di Surau Munai,'' ucapnya.
Selain lakukan penyaluran bantuan obat-obatan, Diskes juga melakukan pengobatan massal di posko kesehatan. Posko kesehatan, ada di seluruh kecamatan. ''Kita masih menunggu tenda dari provinsi, dan provinsi akan salurkan bantuan pasca banjir ke Rohul,'' kata Grifino. (ram)