SELATPANJANG, GORIAU.COM - Dinas Kesehatan bekerjasama dengan RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti mengambil sampel darah Pekerja Seks Komersial (PSK). Pengambilan sampel darah itu guna memastikan tidak ada virus HIV/AIDS.


Kepala Bidang PMKL dr Ria kepada wartawan bahwa saat ini Diskes sedang giatnya melakukan penyuluhan tentang bahaya virus HIV/AIDS. Selain itu diskes juga sedang memberikan edukasi terhadab remaja-remaja di sekolah, masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Dalam penyuluhan itu, dr Ria juga mengatakan bahwa mereka telah melakukan tes dan mengambil simple darah, untuk diuji di labotorium bekerjasama dengan RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti.
Kata dr Ria pula, pengambilan sampel darah tersebut, tidak dilakukan kepada anak-anak sekolah (SMA sederajat, red) sebab, mereka kita menganggap populasi penyakit HIV/AIDS tidak begitu besar pada anak sekolah. Namun, mereka mengambil sampel darah, kepada orang dewasa yang dominan melakukan hubungan seks bebas, seperti dari kaum perempuan yang bekerja sebagai, PSK.
"Penularan HIV AIDS itu lebih besar pada PSK, Homo Gay, Waria, dan Lesbian," kata Ria.
Lebih lanjut dr Ria berharap, kedepannya seluruh masyarakat agar selalu memegang kendali ABCDE. Dengan penjelasan, (A) dilarang keras untuk bergonta-ganti pasangan, (B) bersikap setia terhadap pasangan yang sudah menikah, (C) gunakan selalu alat pengaman saat ingin melakukan hubungan seks dengan pasangannya yang sudah menikah, untuk menjaga agar tidak penularan bila si laki-laki memiliki penyakit, (D) jangan menggunkan obat yang memakai alat jarum suntik, karena itu juga bisa berdampak besar menularnya Virus HIV/AIDS, kemudian yang terahir, (E) adalah Edukasi yang diberikan kepada masyarakat agar dapat saling menjaga.***