
PEKANBARU, GORIAU.COM - Badan Perwakilan Cabang (BPC) Perhumas Riau secara resmi me-launching 'PR MAGAZINE' di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Riau, Sabtu (21/6/2014). Peluncuran buku perdana ini dilakukan mantan Ketua DPRD Riau, H Chaidir.
Edisi perdana PR MAGAZINE disponsori RS Awal Bros dan mengupas cara mencari strategi dalam menghadapi globalisasi. Sasaran utama PR MAGAZINE adalah bagaimana menguatkan dan memberikan pemahaman terhadap Public Relation (PR) pada setiap perusahaan, humas pemerintahan hingga humas keorganisasian.
Sementara Gubernur Riau, H Annas Maamun yang dijadwalkan hadir tidak bisa me-launching secara resmi karena baru saja kembali dari Kabupaten Indragiri Hilir membuka acara MTQ. Majalah ini akan menyasar dan menguatkan pedoman masing-masing PR di perusahaan.
Dalam sambutannya, Chaidir berharap agar PR MAGAZINE bisa menjadi majalah independen dengan kualitas bagus. Kemudian bisa menjadi panutan bagi PR atau humas di Provinsi Riau.
"Juga harus bisa baru-membahu dengan perusahaan dan pemerintah baik provinsi maupun kabupaten/kota. Perbaikan Riau juga diharapkan bisa menjadi acuan bagi majalah ini ke depan," harap Chaidir.
Dijelaskan Chaidir, saat ini pengembangan dan peningkatan suatu wilayah tidak cukup dengan demokrasi saja, tetapi harus diiringi dengan transformasi. Dimana perubahan pola pemikiran yang memboroskan harus diubah dan diperbaharui.
"Langkah ini merupakan visi dan misi Bapak Gubernur kita. PR MAGAZINE juga harus bisa mendukung ke arah ini," tandas Chaidir.
Pada edisi perdana, PR MAGAZINE terbit dengan 60 halaman dan disebarkan sebanyak 1.000 eksemplar. Edisi pertama ini disponsori RS Awal Bros. Kemudian rencananya bulan depan, majalah ini akan disponsori PT Chevron Pasific Indonesia (CPI).
Peluncuran PR MAGAZINE dihadiri dari Anggota DPRD Riau, Mansur yang juga Wakil Ketua BPC Perhumas Riau. Perwakilan Chevron, RS Awal Bros, dan unsur terkait lainnya.
Ketua BPC Perhumas Riau, Ian Machyar yang juga merupakan Pimpinan Perusahaan, menjelaskan, latar belakang diterbitkannya 'PR MAGAZINE' karena melihat perkembangan dan kesempatan di bidang majalah mengupas Public Relation (PR).
"Kami melihat peluang ada. Kawan-kawan di BPC Perhumas Riau juga sangat suka dan cinta akan PR. Untuk di Riau, kami rasa itu belum ada dan ini kesempatan," terang Ian Machyar.
Kemudian majalah ini juga mengupas bagaimana peranan PR itu sebenarnya. Artinya, bagaimana majalah ini bisa memberikan masukan kepada PR-PR lain agar bisa menjalankan tugas dan fungsi secara benar.
Karena diakui Ian, hampir seluruh PR di perusahaan-perusahaan di Riau masih belum menjalankan tugas dan fungsi itu secara benar. "Saya berani bilang begitu, karena saya berasal dari situ," tegasnya.
PR perusahaan, dikatakan Ian sangat mendukung berjalannya perusahaan itu dengan baik. Karena PR harus mengerti akan seluk-beluk perusahaan. "Bahkan wajah perusahaan bisa dikenali dengan PR itu sendiri," tandasnya.
Di waktu yang sama, Pimpinan Redaksi PR MAGAZINE, Chatrawaldi Tamsin, menjelaskan, majalah ini akan memiliki pangsa pasar di ruang-ruang publik. Seperti hotel, bandara, perusahaan dan umum.
Artinya, kata Chatrawaldi Tamsin menyebutkan, PR MAGAZINE secara tidak langsung menjadi pemberi acuan kepada PR perusahaan lain untuk memaksimalkan tugas dan fungsi mereka.***