BENGKALIS, GORIAU.COM - Kebakaran kembali terjadi di Bantan, Bengkalis. Kali ini menimpa Sekolah Menengah Pertama Negeri 5 Desa Bantan Tua, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (8/9/2012) sekitar pukul 01.00 WIB dinihari. Ruang kepala sekolah, majelis guru dan tata usaha serta koperasi berikut isinya ludes dilalap api. Kerugian diperkirakan mencapai Rp150 juta.

Kebakaran diketahui penjaga sekolah sekitar pukul 01.17 WIB dan api sudah membesar dan menjalar ke atap sekolah. Dua unit mobil pemadam kebakaran Pemkab Bengkalis cepat tiba di lokasi kejadian dan berhasil menjinakkan api sehingga api tidak sempat merembet hingga ke ruang belajar siswa yang mampu menampoung sekitar 200 orang itu.

“Tahunya setelah api besar. Tiga ruangan beserta isinya tidak ada yang berhasil diselamatkan. Kemungkinan api berasal dari konsleting listrik,” ungkap Kepala SMPN 5 Bantan Tua, Saiful Anwar.

Ditambahkan Saiful, bangunan sekolah yang terbakar merupakan bangunan yang baru selesai direhab menggunakan bantuan dana blogrant APBN. Sejumlah dokumen-dokumen penting milik sekolah juga ludes seperti ijazah milik para siswa tahun ajaran 2011/2012 sekitar 24 lembar, dan termasuk sejumlah laporan keuangan atau SPj.

“Bangunan ini barus selesai direhap menggunakan dana blogrant pusat bahkan SPj-nya juga belum selesai. Termasuk ijazah siswa yang baru selesai ikut terbakar ada sekitar 24 lembar, kemudian arsip SPj lain juga terbakar, data induk siswa yang pernah sekolah juga habis,” katanya dengan raut wajah menahan sedih.

Kapolsek Bantan AKP Derajat KS membenarkan terjadinya kebakaran tersebut. Pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran yang diduga berasal dari dari konsleting yang terjadi pada meteran listrik.

“Menurut keterangan penjaga sekolah, Husaini (39), api berasal dari meteran listrik yang terjadi konsleting. Api cepat menyambar kayu atap sehingga diperkirakan dalam dua jam melenyapkan gedung dan isinya. Korban jiwa tidak ada. Menurut kepala sekolah kerugian ditaksir mencapai Rp 150 juta,” ungkap Kapolsek.(jfk)