
DURI – Bupati Bengkalis Kasmarni mendukung ekosistem bisnis media yang sehat, karena itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis akan mempertimbangkan profesionalisme perusahaan media yang akan dijadikan mitra.
Dukungan itu disampaikan Kasmarni saat dialog dengan pengurus Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) wilayah Riau di salah satu rumah makan di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Sabtu (26/3/2022).
Dalam pertemuan tersebut Kasmarni didampingi staf ahli Bupati Bengkalis Johansyah Syafri dan Plt Kadiskominfo Adi Sutrisno. Sedangkan pengurus AMSI Riau yang hadir di antaranya Ketua AMSI Riau Ahmad S Udi (Pemred Riauterkini.com), Majelis Etik Hasan Basril (Pemred Goriau.com), Riski Maruto (Kapala Biro Antara Riau), Fakhrulrozy (Pemred Riauonline) dan Adi Muhardi (Pemred Riau1.com).
Ahmad S Udi mengatakan, Provinsi Riau menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan situs media yang tak terkendali. Hingga kini, lebih dari 1.300 media siber di Riau, namun banyak di antaranya menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan hingga tak jarang menimbulkan pencemaran nama baik dan fitnah.
Lanjut Ahmad, bahkan ada yang menggunakan kartu pers untuk kejahatan, seperti melakukan pemerasan terhadap berbagai pihak.
''Kami dari pengurus AMSI Riau tentunya memiliki tanggung jawab untuk menyelamatkan bisnis usaha kami dengan memperbaiki ekosistem bisnis media. Salah satu upaya yang sudah kami lakukan adalah mendorong Pemprov Riau menerbitkan regulasi tentang kerja sama dengan media. Alhamdulillah, akhirnya terbit Peraturan Gubernur Riau (Pergubri) Nomor 19 Tahun 2020 yang populer dengan sebutan Pergubri Mitra Media,'' ujarnya.
Menurut Ahmad, bila dijalankan dengan tegas, Pergubri Mitra Media ini bisa mendukung menciptakan ekosistem bisnis media yang sehat. Karena itu, Ahmad berharap Pemkab Bengkalis mengadopsi Pergubri tersebut dalam Perbup terkait kerja sama dengan media.
Bupati Bengkalis Kasmarni mengatakan, Pemkab Bengkalis sudah memiliki Perbup tentang kerja sama dengan media sejak beberapa tahun tahun lalu. Namun demikian, sebagai dukungan terhadap upaya menciptakan ekosistem bisnis media yang sehat, pihaknya mempertimbangkan untuk merevisi Perbup yang sudah ada, menyesuaikan dengan Pergubri Mitra Media.
''Insya Allah, seiring berjalannya waktu, kita akan menerapkan Pergub tersebut melalui Diskominfotik. Kita dukung upaya AMSI Riau ini,'' ujarnya.
Sementara Hasan Basril menyarankan, dalam kerja sama dengan media, Pemkab Bengkalis sebaiknya mempertimbangkan juga asas kepatutan, kepantasan dan kewajaran.
''Keadilannya harus proporsional, jadi bukan keadilan sama rata,'' kata Hasan.
Plt Kadiskominfo Bengkalis Adi Sutrisno mengatakan, pihaknya sudah menerapkan asas proporsional dalam kerja sama media.
''Media yang kita anggap besar, kita berikan porsi lebih besar dibandingkan media lainnya,'' ucap Adi.rls