
PEKANBARU - Anggota DPRD Kota Pekanbaru Zulfan Hafiz ST menyayangkan terjadinya kasus penyerangan anggota Shabara Polda Riau di Markas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota Pekanbaru yang terjadi, Selasa (1/12/2015) dinihari. Kasus tersebut dinilai memalukan dan mencoreng nama baik institusi kepolisian.
"Kami menyayangkan terjadinya kasus ini, karena ini mencoreng nama baik polisi. Karena itu kepada Propam baik itu Polda Riau maupun Polresta Pekanbaru untuk mengusut tuntas kasus ini, jangan ada yang ditutup-tutupi. Dan jangan ada tebang pilih, sehingga tak merusak institusi polisi lebih jauh lagi," kata Zulfan Hafiz kepada GoRiau.com.
Politisi Nasdem ini mengatakan, sebagai lembaga penegak hukum, seharusnya polisi bisa memberikan contoh baik kepada masyarakat. "Kasus ini saya dengar karena adanya keluarga polisi yang diamankan Satpol PP dalam razia rutin. Sebagai orang hukum, harusnya mengerti, jangan menggunakan kekuatan. Ini sikap yang tidak baik," sampainya.
Terkait masalah ini sendiri, Zulfan Hafiz juga mengimbau kepada Satpol PP untuk menahan diri. Kedepan, setiap melakukan operasi rutin, dia juga menyarankan agar Satpol PP menggandeng aparat kepolisian. "Kami tidak ingin ini terjadi lagi. Kami akan selalu mengawasi pengusulan kasus ini. Kepada Komisi I kami minta juga untuk memanggilkan kedua lembaga itu, agar tahu permasalah sebenarnya," tutup anggota Fraksi PPP, Nasdem, PKS. ***