PEKANBARU - Jumlah petugas penyelenggara pemilu 2019 di Provinsi Riau yang mengalami musibah semakin bertambah. Hingga Senin (13/5/2019) ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau mencatat jumlah petugas yang mengalami musibah mencapai 125 orang.

Komisioner KPU Riau, Nugroho Noto Susanto merincikan bahwa dari total 125 orang tersebut, terdiri dari 110 orang sakit dan 15 orang meninggal.

"Ini berdasarkan data terbaru per tanggal 13 Mei 2019, pukul 14.53 WIB. Di mana, ada laporan bahwa di Rohul bertambah dua orang petugas yang sakit, Dumai bertambah dua orang sakit dan Kuansing bertambah satu orang yang dilaporkan meninggal dunia," kata Nugroho kepada GoRiau.com di Pekanbaru, Senin sore.

Berikut rincian jumlah petugas penyelenggara pemilu di Riau yang mengalami musibah, yakni Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) totalnya mencapai 18 orang yang terdiri dari 16 orang sakit dan dua orang meninggal dunia.

Ads
Lalu, Rokan Hilir (Rohil) totalnya 12 orang yang terdiri dari 11 orang sakit dan satu orang meninggal, Kampar totalnya 16 orang yang terdiri dari 15 orang sakit dan satu orang meninggal, Pelalawan totalnya 13 orang yang terdiri dari 13 orang sakit.

Kemudian, Kuantan Singingi (Kuansing) totalnya delapan orang yang terdiri dari enam orang sakit dan dua orang meninggal, Siak totalnya delapan orang yang terdiri dari enam orang sakit san dua orang meninggal, Bengkalis totalnya delapan orang yang terdiri dari lima orang sakit dan tiga orang meninggal.

Selanjutnya, Indragiri Hilir (Inhil) totalnya tujuh orang yang terdiri dari enam orang sakit dan satu orang meninggal, Indagiri Hulu (Inhu) totalnya sembilan orang yang semuanya sakit, Kepulauan Meranti totalnya lima orang yang semuanya sakit.

Terakhir, Kota Pekanbaru totalnya delapan orang yang terdiri dari lima orang sakit dan tiga orang meninggal dan Dumai totalnya 13 orang sakit. ***