
PEKANBARU, GORIAU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sebagai fasilitator penyelenggaran Pemilu 2014 di Riau juga berfungsi mendistribusikan petugas keamanan yang ditempatkan pada setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Sementara untuk daerah yang rawan berpotensi konflik, akan mendapat pengamanan khusus dari pihak keamanan. Demikian disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Riau, H Rizka Utama, Kamis (6/3/2014).
"Pihak keamanan sudah memetakan titik yang rawan berpotensi konflik. Intinya untuk daerah tersebut akan mendapat perlakuan khusus, yakni dengan personil lebih," kata Rizka.
Salah satunya seperti konflik lima desa yang berada di perbatasan Rokan Hulu dan Kampar, begitu juga di beberapa kabupaten/kota lainnya.
Karena sejauh ini, dikatakan Rizka, Pemprov Riau hanya sebaga fasilitator untuk pelaksanaan pemilu di daerahnya. Namun yang menjadi kendala saat ini, kata Rizka, yakni sosialisasi kepada masyarakat terkait pemilu tahun ini.
"Kita sedang mengajukan anggaran untuk sosialisasi ini kepada Pak Gubernur, mudah-mudahan bisa segera terealisasi, tentunya sebelum April ini," sambung Rizka yang tidak mau mengatakan besarannya.***