
‎PEKANBARU - Kepala Kanwil Menkumham Riau, Ferdinand Siagian, Selasa (26/4/2016) siang mengatakan, bakal segera memasang alat pencegat signal ponsel (Jimmer) disetiap Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) di Riau.
‎Itu bertujuan untuk mencegah adanya kemungkinan tahanan yang menggunakan ponsel secara diam-diam untuk mengkontrol transaksi narkoba yang diduga terjadi selama ini. "Betul, kita bakal pasang secepatnya dan kini sedang kita usulkan supaya semua Rutan dan Lapas dapat," jawab Ferdinand.
‎Selain itu, Kanwil Menkumham Riau juga akan melengkapi dan menambah jumlah kamera pengawas (CCTv) disetiap sudut ruangan. "Tujuannya bisa kita pantau disemua penjuru. Selain itu kita juga bakal perketat pemeriksaan tamu yang besuk. Semuanya sudah kita usulkan ke pusat," sambungnya.
Saat ini, kata Ferdinand, hampir semua Rutan dan Lapas Riau over kapasitas 291 persen. Meski demikian, pihaknya akan tetap berusaha agar lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan zero narkoba. "Harapan kita seperti itu," tukasnya saat diwawancarai GoRiau.com, di kantor BNN Riau, Jalan Pepaya. ***‎