
PEKANBARU – Komisi IV DPRD Riau menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Perhubungan untuk mencari solusi antrean panjang kendaraan di penyeberangan Roro Dumai–Rupat.
Antrean terjadi akibat terhambatnya distribusi sawit, terutama karena kebijakan prioritas angkutan selama arus mudik Lebaran yang lebih mendahulukan bahan pokok. Dampaknya, hasil panen petani menumpuk, distribusi tersendat, dan harga sawit anjlok hingga sekitar Rp1.700/kg.

DPRD menilai perlu adanya perubahan kebijakan agar angkutan sawit juga diprioritaskan, mengingat sektor ini penting bagi ekonomi masyarakat Rupat.
Sebagai solusi, Dinas Perhubungan akan menambah armada kapal. Saat ini hanya dua kapal beroperasi, sementara satu kapal lain masih dalam perawatan dan dijadwalkan kembali beroperasi pada 10 April 2026.

Diharapkan langkah ini .dapat mengurai antrean dan memulihkan distribusi serta harga sawit. ***





