TELUK KUANTAN, GORIAU.COM - Bupati Kuantan Singingi H Sukarmis, mengimbau semua pihak agar jangan membakar hutan dan lahan, karena sangat membahayakan semua orang.

"Saya mohon, ampun saya, jangan bakar lahan," kata Sukarmis, pada pembukaan Musrenbang tingkat Kabupaten Kuansing, di Teluk Kuantan, Kamis (13/3/2014).  Sukarmis meminta kepala desa, panghulu adat dan pemuka masyarakat menyampaikan kepad masyarakat agar tidak lagi membakar lahan untuk pembukaan perkebunan atau usaha lainnya. "Ini akibat pembakaran lahan dan hutan, kualitas udara di Kuansing semakin membahayakan kesehatan masyarakat," tegasnya.  Sementara itu, pemuka Masyarakat Kuantan Singingi, Ir Mardianto Manan MT mendesak sekaligus menuntut seluruh perusahaan yang ada di Kuansing agar bertanggung jawab dalam mengatasi persoalan kabut asap yang membahayakan kesehatan manusia ini, seperti memberikan bantuan masker atau sejenisnya kepada masyarakat."Kabut asap yang menyelimuti wilayah Kabupaten Kuantan Singingi makin tebal dan makin pekat. Tidak cukup pemerintah saja mengatasi persoalan ini, perusahaan juga harus bertanggung jawab," tegas Mardianto Manan kepada wartawan, di sela menghadiri acara Musrenbang, Kamis.Menurut Mardianto, dengan semakin berkurangnya hutan di Riau, khususnya Kuansing, tentu udara yang dihirup setiap saat oleh masyarakat kualitasnya tidak sehat. "Hutan ini kan paru-parunya bumi, kalau sudah punah, tentu tidak ada lagi filter udara. Kualitasnya tentu semakin membahayakan bagi kesehatan, dan itu yang setiap hari kita hirup," katanya lagi.Di Kabupaten Kuantan Singingi terdapat puluhan perusahaan besar yang selama ini mengeksploitasi hutan. Dengan kondisi kualitas udara yang saat ini semakin membahayakan, hanya sedikit yang peduli terhadap kesehatan masyarakat. "Kemana perusahaan-perusahaan yang telah mengeksploitasi hutan kita, tidak ada sedikit pun perhatian mereka kepada kita," ujarnya.Untuk menimbulkan kesadaran kepedulian perusahaan dengan kondisi masyarakat, salah seorang pendiri Kuansing ini menyarankan, supaya Pemkab Kuansing mendesak seluruh perusahaan yang ada di daerah ini untuk peduli. "Masyarakat juga harus mendesak," sarannya.Selain membicarakan solusi, ia juga menyarankan, pemerintah setempat melakukan penyelamatan terhadap masyarakat. "Selain memikirkan dan mencarikan solusi, kesehatan masyarakat juga harus kita selamatkan. Itu menjadi bagian dari tugas pemerintah. Bagaimana caranya? Desak perusahaan untuk peduli," sarannya lagi.hks