TELUKKUANTAN, GORIAU.COM – Bupati Kuantan Singingi H Sukarmis mengingatkan para lurah dan kepala desa (kades) netral pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kuansing mendatang.

"Lurah dan kades jangan berpolitiklah, risikonya tinggi. Kalau yang didukung kalah, dampaknya tidak kepada pembangunan desa, tapi juga kepada diri dan keluarga. Karena itu kades harus netral, itu posisi yang seharusnya diambil orang pemerintahan," kata Sukarmis pada pembukaan rapat koordinasi (Rakor) pengelolaan beras untuk masyarakat miskin (raskin) di balai pertemuan Abdoer Rauf, Teluk Kuantan, Kamis ( 2/4/2015 ).

Bila Kades bersikap netral, lanjut Sukarmis, maka siapa pun yang menang dalam pemilihan kepala daerah nantinya, kadesnya tetap aman dan pembangunan di desanya juga bisa terus berjalan dengan baik.

Sukarmis juga mengingatkan, Pilkada jangan sampai merusak tali silaturahmi atau menimbulkan perpecahan. “Selama ini Pilkada menyebabkan perpecahan di tengah masyarakat, bahkan di tengah kaum. Bila seorang datuk, ada dua kemenakannya yang maju, maka sang datuk harus berbuat adil, dengan tidak memihak. Bila datuk memihak, maka akan terjadi perpecahan di tengah kaumnya,” ujar Sukarmis.

Kepada masyarakat Kuansing, Sukarmis mengingatkan, agar cerdas dalam menentukan pilihan pada Pilkada mendatang. “Pastikan, bahwa calon kepala daerah yang dipilih benar-benar mampu melanjutkan pembangunan Kuansing. Jangan dipilih berdasarkan janji-janji muluk yang mereka obral,” sambung Sukarmis.sab