BENGKALIS, GORIAU.COM - Bupati Bengkalis, H. Herliyan Saleh menggelar silaturrahmi dengan perangkat desa, tokoh masyarakat dan masyarakat pada hari keempat lebaran Idul Fitri di Wisma Daerah Sri Mahkota. Selain menjalin hubungan silaturrahmi, pertemuan ini juga menegaskan bahwa pembangunan yang telah dilakukan pemerintah dari tahun ke tahun berjalan dengan baik karena berkat dukungan seluruh perangkat desa, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Sekda H. Burhanuddin dan sejumlah pejabat teras lingkup Pemkab Bengkalis. Bupati berharap dengan silaturrahmi ini, antara Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan masyarakat dapat terjalin hubungan yang baik guna mendukung program pembangunan. Melalui kebersamaan yang terbangun dengan penuh persaudaraan, tentunya menjadi modal kuat bagi pelaksanaan pembangunan di Negeri Junjungan.

 Dihadapan puluhan perangkat desa, masyarakat maupun tokoh masyarakat, Bupati juga menyampaikan berbagai program-program unggulan. Seperti program pemberdayaan desa, bantuan masyarakat ekonomi lemah, kesehatan dan pendidikan.

Kemudian program di bidang kesehatan seperti ambulans desa dan Jamkesmasda yang sudah dimulai sejak tahun 2011. Menurut Bupati, bantuan ambulans desa sudah diserahkan sebanyak sebanyak 61 unit dan tahun 2014 Pemerintah Kabupaten Bengkalis kembali mengadakan 25 unit lagi yang sekarang dalam proses lelang

''Akhir tahun 2015, setiap desa kita targetkan sudah sudah memiliki mobil ambulans," terang Bupati.

Kemudian program bantuan bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah, ada bantuan beras miksin (raskin). "Menyusul tidak ada lagi jatah beras untuk masyarakat miskin dari Pemerintah Pusat, sekitar 10 ribu Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTSPM) dari masyarakat ekonomi lemah, tahun ini akan mendapat jatah raskin dari Pemkab Bengkalis" terang Bupati.

Kepedulian terhadap masyarakat juga diwujudkan dalam bentuk pemberian bantuan Rumah Layak Huni (RLH). "Insya-Allah setiap tahun pemerintah kabupaten Bengkalis tetap konsisten mengalokasikan anggaran untuk peningkatkan kesejahteraan masyarakat, seperti program rumah layak huni yang sudah mencapai 600 unit," ujar Bupati.

Terkait dengan Jamkesmasda, Pemkab sudah membagikan kartu Jamkesmasda kepada 312.100 warga Kabupaten Benglalis. Berkat program jamkesmasda ini, masyarakat Kabupaten Bengkalis baik dari golongan keluarga pra sejahtera maupun kelas menengah ke atas dapat menikmati pelayanan kesehatan kelas tiga secara gratis. Warga tidak perlu memikirkan tentang biaya perawatan baik di Puskesmas maupun di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkalis maupun Mandau serta rumah sakit rujukan.

Bupati juga memaparkan komitmennya untuk menjadikan Bengkalis sebagai kota pendidikan di wilayah Sumatera Timur.

''Pilar-pilar untuk mewujudkan cita-cita mulia ini sudah berdiri kokoh dengan keberadaan sejumlah perguruan tinggi, seperti Politeknik Negeri Bengkalis, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al- Kautsar yang akan berubah status menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), Sekolah Tinggi Ekonomi (STIE) Syari'ah Bengkalis dan didukung sejumlah perguruan tinggi yang ada Kecamatan Mandau. Di samping itu kita juga tengah mengurus pembentukan politeknik baru, Politeknik Maritim, Poltekkes Negeri dan Politeknik Perminyakan,'' ungkap Bupati. (jfk)