
PEKANBARU - Kiprah Brigjen Edy Natar Nasution tergolong perwira yang berprestasi di lingkup Tentara Nasional Indonesia (TNI). Edy Nasution yang pernah menjabat Komandan Yonif 515/Kostrad selama 2 tahun ini, pernah menjadi Perwira Pemeriksa Atase Pertahanan di luar negeri.
Atase Pertahanan merupakan sebuah jabatan di lingkungan kedutaan besar suatu negara atau organisasi internasional lainnya, yang mempunyai status diplomat dan biasanya dipegang oleh seorang perwira militer yang berjabatan tinggi.
Selaku perwira pemeriksa yang berdinas di Inspektorat TNI, Edy Nasution melakukan tugas pengawasan dan pemeriksaan terhadap para Atase Pertahanan yang bertugas di luar negeri.
"Saya pernah ditugaskan ke India, Iran dan Pakistan tahun 2007. Lalu ke Jerman , Perancis, Inggris, Spanyol di 2010. Di Amerika Serikat dan Brazil tahun 2014," kata mantan Inspektur Umum Itjen AD.
Sebagai perwira pemeriksa, Edy Nasution bertugas menyelenggarakan pengawasan dan pemeriksaan atas pelaksanaan tugas dan fungsi sesuai kebijakan berdasarkan peraturan Perundang-Undangan yang berlaku.
Lulusan Akabri AD 1984 ini selama tugasnya di TNI terkenal tegas dan berwibawah. Tidak hanya itu, anak Watan Riau kelagiran Bengkalis 29 Mei , dikenal religius dan suka menjadi khatib salat Jumat. Dirinya pun dikenal dekat dengan semua elemen agama yang ada di Indonesia.
"Saya punya prinsip, apa yang harus disombongkan. Jabatan dan harta semua hanya titipan. Bagaimana kita menjalankan tugas dengan penuh amanah," kata Edy Nasution.
Edy Nasution ikut dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Riau 2018 sebagai Bakal Calon Wakil Gubernur Riau dan berpasangan dengan Bupati Siak, Syamsuar sebagai bakal calon Gubernur Riau. Pasangan yang terpopuler ini diusung oleh PAN, Nasdem dan PKS.
Edy Nasution pernah menjabat sebagai, Danyonif 515/Kostrad (1998-2000), Kasi Ops Korem 041/Games (2000-2001), Komandan Kodim 0402/Oki (2001-2003), Inspektur Madya Itjen TNI (2003-2005), Sespri Irjen TNI (2005), Kabag Anev Itjen TNI (2012), Inspektur Koditlat TNI (2015), Inspektur Umum Itjenad (2015-2017), Danrem 031/Wirabima (2017-Sekarang). ***