
PEKANBARU - Ada yang berbeda pada perhelatan malam puncak pemilihan Bujang-Dara Riau 2015 yang diselenggarakan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Riau kali ini. Dimana seluruh Peserta tiba-tiba didaulat menarikan tari Zapin Melayu didepan dewan juru, Minggu (201/12/2015) di Ska Co EX malam.
Diluar dugaan, biasanya peserta Bujang dan Dara pada tahun-tahun sebelumnya hanya diberikan pertanyaan seputar Provinsi Riau khususnya dunia pariwasata. Namum tiba-tiba Ketua LAM Riau Al azhar yang malam ini menjadi salah satu juri, meminta seluruh peserta memperagakan tarian khas melayu yakni tari Zapin.
Walaupun terkesan mendadak, para peserta tampak kompak dan seperti sudah terlatih ala penari aslinya.
"Luar biasa, saya kagum dan bangga, ternyata kalian mampu membawakan tarian ini dengan baik, walupun belum terlihat sempurna," ungkap Al Azhar.
Hal senada juga diungkapkan juri lainya yang didatangkan dari Kementerian Pariwisata RI. "Sangat bagus dan meyakinkan sekali, jangan-jangan kalian ini memang penari," celetuk sang juri.
Sementara itu Melati Suminingrum, salah satu dara yang mewakili Kota Pekanbaru, mengaku sudah tidak asing dengan tari Zapin Melayu tersebut. "Dari sejak SD saya sudah sering menarikan Zapin, jadi sudah hafal deh," tutur Dara yang termasuk difavoritkan menjadi Dara Riau 2015.
Sampai berita ini diposting, proses pemilihan Bujang- Dara masih menunggu pengumuman 3 besar oleh dewan juri, dimana Kuansing, Kampar dan Pekanbaru akan bersaing ketat di 3 besar. ***