
PEKANBARU, GORIAU.COM - Tersandung banyak masalah, PON XVIII di Provinsi Riau makin memprihatinkan. Bukan saja venue futsal yang tidak beratap, tapi bendera-bendera penyambutan di Bandara Sultan Syarif Kasim II juga tampil minimalis.
Kondisi mengenaskan ini terlihat jelas karena tiang bendera yang dipasang sangat tinggi hingga belasan meter. Namun bendera yang dipasang sangat kecil, tampak sekali kurangnya persiapan panitia.
Anggota Komisi D DPRD Riau yang membidangi PON XVIII, Toroechan Asyari kepada wartawan di Pekanbaru, Rabu (29/8/2012) mengatakan, panitia harus segera memperbaiki dan mengganti dengan bendera yang lebih besar sesuai dengan tiang yang disediakan.
Politisi PDIP ini mengingatkan agar seluruh bendera yang akan dipasang di beberapa sudut kota disesuaikan dengan tinggi tiang sehingga lebih terlihat seimbang. ''Mumpung baru satu tempat yang sudah dipasang, jangan pula di lokasi lain lebih kecil atau sama,'' tegasnya.
Toroechan juga mengkritik lemahnya promosi PON sehingga gemanya tidak dirasakan oleh masyarakat. Bahkan banyak masyarakat Riau yang belum tahu kapan akan dilaksanakan PON. ***